Chicago, Sumselupdate.com – Harga emas mampu berakhir lebih tinggi pada perdagangan Jumat waktu setempat seiring bursa saham global melemah mendorong as
permintaan komoditas logam mulia. Hal itu mengurangi kerugian mingguan.
Direktur RBC Wealth Management, George Gero menuturkan, pergerakan harga emas didukung dari ancaman penutupan pemerintahan Amerika Serikat (AS) lainnya dan kekhawatiran terhadap Brexit.
“Pembeli di Eropa juga bertemu dengan pembeli emas di China usai tahun baru Imlek. Pasar keuangan di China tutup dan akan kembali dibuka pada Senin,” ujar Gero, seperti dikutip dari laman Marketwatch, Sabtu (9/2/2019).
Harga emas untuk pengiriman April di divisi Comex naik USD 4,3 atau 0,3 persen menjadi USD 1.318,50 per ounce. Harga emas melemah 0,3 persen pada pekan ini. Sedangkan harga emas berdasarkan kontrak paling aktif masih naik 2,9 persen sejak akhir tahun lalu.
Harga perak bertambah 9,6 sen atau 0,6 persen menjadi USD 15.809 per ounce. Selama sepekan, harga perak turun 0,8 persen pada pekan ini.
Harga emas yang menguat didorong kekhawatiran yang tumbuh terhadap pertumbuhan ekonomi global. Bank sentral Eropa pada pekan lalu mengambil sikap lebih dovish dari perkiraan seiring berlanjutnya pelemahan dari data Eropa. (pto)











