Palembang, Sumselupdate.com – Guna menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), sebanyak 5 unit helikopter dari BNPB akan diperbantukan secara bertahap selama Juli 2025 di Provinsi Sumsel.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menyampaikan dari l5 unit helikopter tersebut, 2 unit telah tiba dan ditempatkan di Lanud Sri Mulyono Herlambang (SMH), Palembang.
“Rencana dukungan udara dari BNPB di Sumsel terdiri dari 2 helikopter patroli dan 3 helikopter untuk water bombing,” ungkap Sudirman, Selasa (22/7/2025).
Satu unit helikopter patroli dan satu helikopter water bombing yang lebih dulu tiba telah melalui proses verifikasi teknis oleh BNPB.
Helikopter water bombing bahkan sudah menjalani uji coba bucket atau ember udara sebagai persiapan pemadaman dari udara.
Menurut Sudirman, penambahan unit helikopter akan sangat mungkin dilakukan jika eskalasi karhutla di Sumsel meningkat.
“Kita akan menyesuaikan dengan kondisi lapangan. Jika kejadian meningkat, tentu kita usulkan tambahan armada udara,” ujarnya.
Hingga pertengahan Juli ini, sudah 10 kabupaten/kota di Sumsel yang menetapkan status siaga darurat karhutla.
Selain provinsi, daerah yang telah siaga antara lain Musi Rawas, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba), PALI, Lahat, Prabumulih, dan Kabupaten Muaraenim.
Meski curah hujan terus menurun dan musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih panjang dari 2024, Sudirman berharap intensitas karhutla tidak semakin memburuk.
“Upaya pencegahan dan mitigasi terus kami perkuat. Dukungan helikopter ini sangat krusial untuk mempercepat respons di titik-titik rawan,” tutupnya.
(**)











