Guru SD Dibekali Pemahaman Ekonomi Islam, Unsri Dorong Pendidikan Bernilai Moral dan Etika

Writer: - Rabu, 22 Oktober 2025
Narasumber utama yang juga dosen Fakultas Ekonomi Unsri, Dr Ahmad Syathiri, SEI, MSI menyampaikan materi dalam PkM dalam bentuk Pelatihan Penanaman Nilai-nilai Ekonomi Islam Melalui Pembelajaran guru SD Islam Ma’had Darussalam Palembang, Sabtu (18/10/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Palembang, Sumselupdate.com – Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru sekaligus menanamkan nilai-nilai ekonomi Islam sejak dini, tim dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri) melaksanakan kegiatan Pelatihan Penanaman Nilai-nilai Ekonomi Islam Melalui Pembelajaran di SD Islam Ma’had Darussalam Palembang, Sabtu (18/10/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang didanai oleh Unsri. Program tersebut menjadi wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Read More

Melalui kegiatan ini, para dosen berupaya menerapkan dan mengembangkan ilmu pengetahuan agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan dasar.

Pelatihan yang digelar di aula SD Islam Ma’had Darussalam Palembang ini diikuti secara antusias oleh 20 guru dari berbagai mata pelajaran. Para peserta aktif berdiskusi dan berpartisipasi dalam setiap sesi yang dipandu oleh tim pengabdian.

Tim pelaksana PKM terdiri dari empat dosen dan empat mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsri yang memiliki kepedulian terhadap penguatan literasi ekonomi Islam di sekolah dasar.

Tim pelaksana PKM terdiri dari empat dosen dan empat mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsri berfoto bersama dengan para guru SD Islam Ma’had Darussalam Palembang usai menggelar PkM dalam bentuk Pelatihan Penanaman Nilai-nilai Ekonomi Islam Melalui Pembelajaran, Sabtu (18/10/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada guru tentang pentingnya menanamkan nilai-nilai ekonomi Islam melalui pembelajaran di kelas maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim Unsri atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurut perwakilan sekolah, pelatihan tersebut sangat relevan dengan kebutuhan guru di era sekarang.

“Upaya seperti ini merupakan langkah penting dalam membangun masa depan yang lebih baik, di mana prinsip moral dan etika menjadi dasar dalam setiap tindakan dan keputusan,” ujarnya.

Ia menilai, guru memiliki peran strategis dalam menanggapi fenomena sosial yang marak di masyarakat, seperti pinjaman online dan perjudian daring yang mulai menyasar kalangan remaja.

Karena itu, penanaman nilai-nilai ekonomi Islam sejak dini menjadi penting agar anak-anak memahami batasan halal-haram dan mampu mengelola uang secara bijak.

Sebagai narasumber utama, Dr Ahmad Syathiri, SEI, MSI, dosen Fakultas Ekonomi Unsri, menjelaskan bahwa integrasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam pembelajaran dapat dilakukan secara kontekstual dan menyenangkan.

“Melalui kegiatan seperti menabung, bersedekah, berhutang dengan bijak, serta simulasi jual beli sesuai prinsip syariah, sekolah dapat memberikan pengalaman belajar yang aplikatif,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan yayasan dan orang tua dalam memperkuat pembelajaran berbasis ekonomi Islam.

“Dengan dukungan bersama, SD Islam Ma’had Darussalam Palembang berpeluang menjadi pionir dalam meningkatkan literasi keuangan syariah di tingkat sekolah dasar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr Ahmad Syathiri menegaskan bahwa pendidikan ekonomi Islam bukan hanya mengajarkan aspek finansial, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian anak.

“Sekolah harus mampu mencetak siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga beretika, berempati, dan bertanggung jawab sosial,” tegasnya.

Pelatihan ini disusun secara interaktif agar guru tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan belajar-mengajar.

Kegiatan diawali dengan pengisian pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta, dilanjutkan dengan penyampaian materi, diskusi kelompok, serta studi kasus sederhana yang relevan dengan kehidupan siswa sekolah dasar.

Untuk menambah semangat, panitia juga mengadakan kuis interaktif dengan hadiah menarik bagi guru yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar.

Suasana pelatihan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Di akhir acara, peserta mengisi post-test guna mengukur peningkatan pemahaman mereka setelah mengikuti pelatihan.

Sebagai tindak lanjut, tim PKM UNSRI menyerahkan modul pembelajaran berjudul Menanamkan Nilai-nilai Ekonomi Islam pada Anak Sejak Dini.

Modul ini berisi panduan praktis bagi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai ekonomi Islam ke dalam kurikulum sekolah, seperti kegiatan Market Day, simulasi jual beli, kegiatan menabung, serta pembiasaan etika dan moral dalam penggunaan uang saku.

Ketua tim pengabdian berharap kegiatan ini dapat berlanjut melalui kerja sama antara Unsri dan SD Islam Ma’had Darussalam Palembang.

“Kami berharap program ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dalam bidang literasi keuangan syariah dan pendidikan karakter berbasis nilai Islam,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berkarakter dan berdaya saing.

Dengan semangat keberlanjutan, Unsri terus berkomitmen menghadirkan inovasi dan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan di Sumatera Selatan.

Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga agen perubahan yang mampu menanamkan nilai-nilai keislaman dan tanggung jawab sosial kepada generasi penerus bangsa.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts