Guna Verifikasi Dugaan Kasus Swabakar Batubara, Tim Lingkungan Hidup Bakal Tinjau Lapangan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Sumatera Selatan, Edward Chandra

Palembang, sumselupdate.com – Dalam rangka memverifikasi dugaan terjadinya kasus swabakar batubara di area stock file Mawar PT. Bukit Asam, tim dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan akan segera turun ke lapangan.

“Kami akan turunkan tim ke lapangan, segera dalam minggu ini,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan H. Edward Candra, Senin (25/3/2019).

Bacaan Lainnya

Edward Candra mengatakan bahwa saat di lapangan nanti tim tersebut akan melakukan kegiatan yang sudah menjadi prosedur kerja.

“Kita cek, dan pengumpulan data dan informasi, bila terbukti ada pencemaran kita akan tindak lanjuti sanksi sesuai ketentuan,” jelasnya.

Perihal bakal akan diturunkannya tim verifikasi tersebut juga dibenarkan oleh Kabid Penegakan Hukum, Perundang-undangan dan Peranserta Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan, Muchamad Andy.

“Saat ini sedang kita telaah segala kemungkinannya. Saya sudah minta staf untuk klarifikasi dan verifikasi,” tuturnya.

Sebelumnya, diberitakan ada seorang warga yang mengadukan dugaan telah terjadi kasus swabakar batubara di stock file Mawar PT. Bukit Asam, tepatnya di daerah Sirah Pulau, Kabupaten Lahat, kepada sumselupdate.com. Menurutnya, kasus swabakar tersebut berpotensi menimbulkan kerugian khususnya pencemaran dan kerusakan lingkungan. Dia pun berharap pihak terkait segera merespon dan melakukan upaya penanganan terhadap kasus swabakar ini.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi sumselupdate.com perihal kasus swabakar batu bara, General Manager PT Bukit Asam, Suhedi, menyebut bahwa kasus swabakar bisa saja terjadi dan pihaknya selalu langsung menanganinya jika hal itu sampai terjadi.

“Swabakar dapat terjadi dan setiap ada swabakar langsung ditangani dan dipadamkan dikarenakan jika tidak dipadamkan maka tentunya akan merugikan kami,” ujar Suhedi, Sabtu (23/3/2019) lalu.

Dia juga mempersilahkan media ini untuk berkunjung ke lokasi PTBA untuk memastikan benar-tidaknya terkait dugaan kasus swabakar batu bara itu.

“Silahkan datang ke PTBA saja sehingga dapat melihat langsung kebenaran tersebut,” imbuhnya. (azw/shn)

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.