Gubernur Lakukan Kunjungan Kerja ke Muba

Kamis, 17 Maret 2016
Alex Noerdin saat kunjungan kerja ke Musi Banyuasin

Sekayu, Sumselupdate.com – Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin melakukan kunjungan kerja ke Musi Banyuasin. Kunjungan kerja tersebut dalam rangka sosialisasi pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) di Opp Room Pemkab Muba, Kamis (17/3).

Sebelum melakukan kegiatan sosilisasi Gubernur beserta rombongan disambut hangat oleh Plt Bupati Muba, Beni Hernedi dan jajarannya. Kemudian bernostalgia dengan melihat dan menceritakan kenangan manis sewaktu beliau pernah menjadi Bupati Muba dan Sekda Muba.

Read More

Gubernur mengimbau Pemerintah Daerah untuk terus berkomitmen bersama untuk mewujudkan Sumsel zero api dan asap.

“Proses hukum yang seberat-beratnya bagi pelaku pembalakan liar dan membakar lahan karena itu perbuatan yang sangat tidak terpuji. Saya berharap pada tahun 2016 Provinsi Sumatera Selatan tidak ada api dan asap terutama di Kabupaten Muba. Hutan harus kita jaga bersama, melalui kegiatan ini, program-program prioritas serta membangun komitmen bersama, kita yakin tahun ini Sumsel Zero Api dan Asap,” tegas Alex.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Bupati Muba Beni Hernedi melaporkan, dalam rangka mendukung upaya pengendalian dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muba Tahun 2016, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya diantaranya melakukan sosialisasi, membentuk Desa Peduli Api, Kelompok Tani Peduli Api, membangun posko-posko permanen di wilayah yang rawan api.

Selain itu dijelaskannya Pemkab Muba akan lebih fokus dalam pencegahan karhutla di kecamatan rawan api. Wilayah Muba yang paling rawan kebakaran hutan dan lahan berada di wilayah Kecamatan Bayung lencir, mengingat tahun 2015 lalu dari 5.274 titik api (hotspot) di Muba diperkirakan kurang lebih 4.000 titik api berada di wilayah Bayung Lencir, karena dari 1.500 hektar lahan gambut di Muba mayoritas tersebar di kecamatan tersebut.

“Untuk pencegahan karhutla akan difokuskan di Kecamatan Bayung Lencir berdasarkan jumlah titik api, termasuk wilayah rawan api lainnya. Bagi desa yang dianggap rawan api, apabila desa tersebut mampu zero kebakaran hutan dan lahan maka, anggaran desanya akan ditambah,” ujar Beni.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan juga beberapa penandatanganan kesepakatan yakni pernyataan kesepakatan untuk kerjasama melaksanakan program pemberdayaan petani peserta peremajaan perkebunan kelapa sawit melalui program BPDP-KS di Kabupaten Muba antara Pemerintah Kabupaten Muba dengan balai Penelitian Sembawa, perjanjian jual beli tandan buah segar (TBS) antara KUD Karya Gatra A dengan PT Musi Banyuasin Indah (MBI) dan Komitmen Bersama para pihak pemangku kepentingan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Muba.

Selanjutnya, penyerahan  bantuan secara simbolis dari pimpinan PT Indofood Tbk dan PT Sinarmas Tbk kepada Plt Bupati Muba untuk kemudian diserahkan kepada Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) dan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kabupaten Muba. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts