Kebakaran Hutan dan Lahan Tidak Boleh Terjadi Lagi

Kamis, 17 Maret 2016
Diskusi panel tentang Karhutlah di Opproom Pemkab Muba, Kamis (17/3/2016).

Sekayu, Sumselupdate.com – Direktur Perlindungan Perkebunan Kementrian Pertanian, Drs Dudi Gunadi, BSc, MSi, dalam paparannya sebagai pembicara pada kegiatan diskusi panel pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) di Kabupaten Musi Banyuasin, mengatakan, kebakaran hutan dan lahan tidak boleh terjadi lagi terutama di wilayah Muba.

“Untuk mewujudkannya kita perlu melakukan berbagai langkah dan solusi terutama untuk daerah yang memiliki resiko kebakaran tinggi diantaranya, memantau titik api, pembukaan lahan dengan tidak membakar dan pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA),” ujar Dudi pada acara diskusi panel di Opp Room Pemkab Muba, Kamis (17/3).

Read More

“Kemudian upaya yang harus kita lakukan lagi yakni pemeliharaan dan perlindungan (konservasi) lahan gambut dengan tidak menerbitkan lagi izin-izin baru terhadap lahan gambut pada kegiatan budidaya apapun, terkait pada izin yang sudah keluar harus diawasi dengan ketat,” tambahnya.

Sementara itu, pembicara dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Jakarta, Dr Prayuda Moelja, menyatakan dukungan BPDP dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan dengan memberikan bantuan peremajaan (replanting) sawit tahun 2016 sebesar Rp25 juta per hektar sampai dengan tanaman menghasilkan dengan beberapa persyaratan.

“Persyaratannya maksimal sawit sudah berumur 25 tahun atau pada saat produksi sudah rendah, sudah bisa dilakukan peremajaan, pemilik perkebunan kurang dari empat hektar per KK. Diharapkan melalui solusi tersebut bisa mendukung pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muba,” tuturnya. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts