Gerombolan Perampok Bersenjata Api Sekap dan Rampas Mobil Pedagang Ikan

Ilustrasi

Muaraenim, Sumselupdate.com –Aksi perampokan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Muaraenim.

Korban keganasan perampok adalah Armadi (38), warga Dusun III, Desa Muara Lawai, Kota Muaraenim.

Bacaan Lainnya

Korban yang kesehariannya pedagang ikan ini, dirampok sedikitnya oleh sepuluh pelaku yang menggunakan senjata api, Minggu (17/7) sekitar pukul 02.00.

Saat itu korban tengah melintas di Jembatan Manau jalan lintas Desa Tanjung, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muaraenim dengan mengendarai mobil Daihatsu Grand Max pick up bernomor polisi B 9786 UKA yang sarat muatan ikan, kerang, dan udang.

Dalam aksinya para pelaku berhasil membawa kabur mobil, uang maupun HP milik korban.

Data di lapangan, kejadian itu bermula dari korban yang mengendarai mobil Daihatsu Grand Max memuat barang dagangannya dari Palembang.

Dalam mobil tersebut korban berdua dengan temannya. Korban berangkat dari Palembang menuju Muaraenim sudah malam hari. Tujuannya ikan tersebut hendak dijual di pasar pagi Muaraenim.

Namun ketika mobil yang dikemudikannya sampai di TKP, tiba tiba kendaraannya dihadang gerombolan perampok. Dari jumlah itu, korban sempat melihat 2 orang diantaranya menggunakan senjata api.

Para pelaku langsung menyekap korban dan mengancamkan senjata api kearah korban. Mereka merampas harta benda korban.

Selain itu para pelaku juga memaksa korban keluar dari dalam mobilnya.

Setelah korban keluar dari dalam mobilnya, para pelaku langsung membawa kabur mobil korban yang sarat muatan ikan tersebut dengan meninggalkan korban begitu saja.

Korban dengan dibantu warga yang tengah melintas, langsung menuju Polsek Gunung Megang dan melaporkan kejadian itu ke Polsek.

Atas laporan tersebut, petugas Polsek terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku perampokan tersebut.

Kapolres Muaraenim, AKBP Hendra Gunawan SIK MSI, melalui Kapolsek Gunung Megang, AKP Biladi Ostin belum mengetahui kejadian tersebut. (lip)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.