Palembang, Sumselupdate.com – Pesatnya dunia gadget dengan kecanggihan smartphone yang beredar dan digunakan para generasi muda, mulai dari pelajar hingga mahasiswa, menyebabkan pergeseran literasi secara signifikan.
Demikian dikatakan Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Aminulatif, SE, MSi, mengomentari tentang kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis atau disebut dengan literasi.
“Kemampuan literasi, sepertinya ada pergeseran budaya membaca generasi muda yang selama ini dengan buku bergeser ke gadget. Ini sebetulnya dilema,” terang Aminulatif, Rabu (29/3/2017).
Pelajar dan mahasiswa misalnya, dirinya pernah mendapati bahwa ketika ditanya tentang sejarah tentang Sriwijaya, mereka ‘glagapan’ dan belum mampu menjelaskannya.
Oleh karena itu, literasi memerlukan serangkaian kemampuan kognitif, pengetahuan bahasa tulis dan lisan, pengetahuan tentang genre dan kultural.
“Sehingga guru seharusnya mampu melihat pergeseran budaya literasi ini agar dimanfaatkan dan disesuaikan dalam proses pengajaran di seluruh guru di Sumsel,” harapnya.
Pasalnya, sambung dia, guru adalah tangan dingin pertama yang memberi dasar pendidikan kepada pelajar dan mahasiswa. (sbw)











