Gelar Aksi, Massa LAIBPAN Sumsel Soroti Dugaan Pelanggaran Bupati Ogan Ilir

AKSI DEMO--Massa dari LAIBPAN menggelar aksi damai di depan Kantor KPU Ogan Ilir, Senin (7/9/2020).

Indralaya, Sumselupdate.com-Ratusan masa yang menamakan dirinya sebagai Lembaga Aliansi Indonesia Badan Penelitian Aset Negara (LAIBPAN) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel), melakukan aksi demo di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Kabupaten Ogan Ilir (OI), Senin (7/9/2020). Dalam aksinya mereka menuntut dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Bupati Petahana HM Ilyas Panji Alam.

Koordinator Aksi Yongki Ariansyah mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat yang dihimpun oleh tim investigasi LAIBPAN Sumsel menemukan adanya indikasi pelanggaran yang diduga dilakukan oleh Bupati Ogan Ilir Ilyas Panji Alam.

Bacaan Lainnya

“Dari informasi yang ada, kita menemukan dugaan pelanggaran yang dilakukan incumbent. Oleh karena itu, kita menuntut KPUD untuk mengusut tuntas terkait indikasi tersebut,” tegas Yongki Ariansyah.

Massa aksi menyampaikan orasinya.

Ia menambahkan, ada beberapa item indikasi tuntutan dalam aksi demo tersebut yang disampaikan secara tertulis ke KPUD.

“Ada beberapa item tuntutan kami yang kami berikan secara tertulis ke KPUDOI, bahwa Bupati Ogan Ilir selaku petahana memanfaatkan bantuan beras di Pemerintah Pusat dalam situasi Pandemi Covid-19 dengan memasang foto dirinya di karung beras sebagai ajang pencitraan yang terindikasi kampanye terselubung,” tambahnya.

Selain itu, lanjut dia, Bupati petahana melakukan pergantian pejabat 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai akhir masa jabatan.

“Sebagai petahana yang menggunakan kewenangan, program dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasanagan calon baik di daerah sendiri maupun di daerah lain, waktu 6 bulan sebelum tanggal penetapan paslon sampai dengan penetapan paslon. Saya juga menuntut KPUD OI melaksanakan Pilkada secara jujur dan ardil (Jurdil) dan demokratis,” jelasnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ogan Ilir (OI) Massuryati yang menemui ratusan massa berjanji segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kita akan menanggapi serius atas laporan yang diberikan oleh LAIBPAN Sumsel yang diberikan ke KPUD terkait laporan pelanggaran yang dilakukan incumbent,” katanya.

Ia menambahakan, KPUD akan mengkaji terlebih dahulu dalam waktu beberapa hari terkait laporan tersebut.

“Kita akan mengkaji terlebih dahulu beberapa hari ini, apakah benar adanya pelanggaran aturan PKPU atau tidak. Setelah itu barulah kita dapat menyimpulkannya. Yang jelas KPUD ini bekerja secara independen, tegak lurus, jurdil dan demokratis,” jelasnya.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.