Gedung Islamic Center Fort Pierce di Florida Dibakar OTD, Peringatan Idul Adha Dipindahkan

Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di Islamic Center Fort Pierce (dok. St Lucy Country Sheriff).

Ford Pierce, Sumselupdate.com  – Islamic Center Fort Pierce di Florida, Amerika Serikat (AS), dibakar orang tak dikenal (OTD). Sosok yang diduga kuat sebagai pelaku pembakaran terekam CCTV.

Dilansir detikcom dari AFP, Selasa (13/9/2016), petugas Kantor Kepolisian St Lucie Country David Thompson mengatakan, seseorang menelepon 911 menyebut adanya kebakaran di Islamic Center Ford Pierce pada Senin (12/9) sekitar pukul 00.30 waktu setempat.

Petugas pemadam kebakaran kemudian bergerak ke lokasi dan berjibaku memadamkan api.

Islamic Center Ford Pierce juga merupakan sebuah masjid yang sering didatangi oleh Omar Mateen, pelaku penembakan di kelab gay di Orlando, Florida, AS, Sabtu (11/6) lalu yang menewaskan 49 orang.

“Kami tidak tahu persis apakah ini merupakan kejahatan kebencian atau hanya sebuah pembakaran, kita tahu bahwa kejahatan telah terjadi dan bahwa itu adalah pembakaran,” kata Thompson.

“Kami tidak memiliki bukti sekarang yang mengatakan itu adalah kejahatan rasial. Tentu saja, karena ini adalah tempat ibadah dan tentu saja karena kejadian ini terjadi setelah peringatan (tragedi) 9/11, kita akan mengeksplorasi itu,” sambung Thompson menegaskan.

Video CCTV menunjukkan, seorang pria berkulit putih atau Hispanik mengendarai sepeda motor besar sekitar pukul 23.38 dan mendekati Islamic Center Ford Pierce. Dia kemudian berjalan menuju bangunan membawa botol berisi cairan dan beberapa lembar kertas.

“Dia kemudian segera berlari dari masjid sebelum api membesar dari arah gedung,” ujar Thompson. Polisi dibantu FBI kini tengah melakukan penyelidikan.

Akibat kebakaran ini, perayaan Idul Adha di Islamic Center Ford Pierce dipindahkan ke masjid lainnya. (hyd)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.