Gara-gara Ini, Puluhan Ribu Hektar Sawah di OKUT Terancam Kekeringan

Dinding irigasi yang ambruk di antara BK 0 hingga BK 1, membuat pintu air yang mengarah ke tempat wilayah sub irigasi ditutup sampai 60 hari kedepan.

Laporan: Rahmat Agusman

Martapura, Sumselupdate.com – Dinding irigasi yang ambruk di antara BK 0 hingga BK 1, membuat pintu air yang mengarah ke tempat wilayah sub irigasi ditutup sampai 60 hari kedepan. Cara ini berdampak pada pendistribusian air irigasi ke area persawahan.

Bacaan Lainnya

Ada 26.598 hektar sawah terancam kekeringan, sebab pintu air yang mengarah ke tempat wilayah sub irigasi ditutup tersebut.

Terkait hal tersebut, Bupati OKU Timur H, Lanosin Hamzah, akan melaporkan adanya kerusakan pada dinding irigasi itu kepada Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) VIII.

“Sudah kami laporkan supaya segera dilakukan perbaikan. Namun untuk sementara waktu, petani yang menggunakan tersier mengikuti saran yang disampaikan pihak balai,” katanya, Kamis (08/04/2021).

Setidaknya, ada 56.000 hektar sawah teknis yang pihaknya akan berkoordinasi terus dengan BBWSS. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bagi lahan persawahan masyarakat.

“Sumur bor akan dibuatkan untuk daerah-daerah yang ada titik sumber airnya, seperti di Madang satu,” imbuhnya.

Disamping itu, berdasarkan surat pemberitahuan peringatan sakura BB 1A dari BBWSS VIII, yang diterbitkan pada 6 April lalu, terkait adanya kerusakan ini berdampak pada pendistribusian air irigasi ke wilayah sub D.l. Kecamatan Belitang l, seluas 6.051 hektar, wilayah sub D.l. Belitang ll seluas 7.576 hektar, wilayah sub D.l. Belitang lll seluas 7.971 hektar, dan wilayah sub D.l Lempuing 5.000 hektar.

Akibat dari penutupan pintu air oleh pihak irigasi yang terletak di Desa Sukaraja yang debit airnya mengalir ke Belitang dan Lempuing semakin lama semakin menyusut. Sehingga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk mencari ikan. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.