Erdogan Serukan Boikot Produk AS, Warga Turki Hancurkan iPhone

Sabtu, 18 Agustus 2018
ilustrasi perusakan iPhone

Turki, Sumselupdate.com — Seruan presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, untuk memboikot produk elektronik Amerika Serikat seperti iPhone menimbulkan pro kontra di Turki. Namun sebagian pendukung sang presiden mematuhi permintaannya dengan cara ekstrim, yaitu menghancurkan iPhone.

Mereka memajang video penghancuran gadget andalan Apple itu di media sosial. Dalam salah satu video, seorang pria tampak merusak iPhone dengan palu sementara 4 rekannya melihat di belakang dengan mengibarkan bendra Turki.

Bacaan Lainnya

Sang pria pun menantang presiden AS Donald Trump. “Lihat sekarang apa yang terjadi pada iPhone kamu dengan perintah Erdogan,” kata dia.

Di video lainnya, seperti dikutip detikINET dari Daily Mail, anggota Partai Gerakan Nasional Turki, Cemal Enginyurt, terlihat membeli ponsel Samsung sembari rekannya melemparkan iPhone ke lantai dan menginjaknya. Ada juga video seorang pria Turki menembak iPhone dari jarak dekat.

Erdogan menyerukan boikot produk AS karena Negeri Paman Sam itu ditudingnya sengaja ingin menghancurkan ekonomi Turki yang sekarang terancam krisis. Erdogan sendiri dikenal sebagai pengguna iPhone, tapi mungkin kini dia bakal beralih ke merek ponsel lain.

“Apapun yang kami beli dari luar negeri, kami akan memproduksinya di sini dengan kualitas yang lebih baik dan mengekspornya. Kami akan memboikot produk-produk elektronik AS,” tandas Erdogan.

“Jika mereka punya iPhone, di pihak lain ada Samsung. Dan kami juga punya merek telepon sendiri. Kami akan memproduksinya dalam jumlah cukup untuk kami sendiri,” tambah Erdogan.(dtc/adm5)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.