Empat Anak Meninggal Terjebak Kebakaran di OKU Timur, Rumah Ludes Dilalap Api

Writer: - Rabu, 1 Oktober 2025
Petugas Polsek Madang Suku I melakukan penyelidikan di kediaman Sudirman yang terbakar hebat di Desa Rasuan Dusun 9 (Kepuh), Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, Selasa malam (30/9/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Martapura, Sumselupdate.com – Musibah kebakaran menggemparkan Desa Rasuan Dusun 9 (Kepuh), Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, Selasa malam (30/9/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

Sebuah rumah milik Sudirman habis dilalap si jago merah. Tragisnya, empat anak yang berada di dalam rumah tewas terjebak api.

Read More

Mereka adalah Yoga (10), Aditiya Fernando (14), Aldri (13), dan Marson (13). Keempat korban diketahui masih duduk di bangku sekolah dasar dan menengah pertama.

Saat kejadian, pemilik rumah Sudirman bersama Pendi sedang berada di Desa Mengulak. Rumah hanya ditempati oleh para korban.

Menurut keterangan Kepala Dusun 9, Rizal (41), api pertama kali terlihat membesar di bagian tengah rumah. Ia sempat meminta bantuan warga, namun kobaran api dengan cepat meluas.

“Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, tapi tidak mampu karena kobaran terlalu besar,” ujarnya.

Ketua RT setempat, Edi Tasripan (55), menambahkan upaya penyelamatan terhalang asap pekat dan suhu panas tinggi sehingga mustahil menembus ke dalam rumah.

Perangkat desa kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran. Dua unit mobil damkar dari Pos Belitang dan Pos Betung diterjunkan ke lokasi. Api baru berhasil dipadamkan setelah seluruh rumah beserta isinya hangus terbakar.

Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, SIK, MH melalui Kapolsek Madang Suku I, Iptu Dodi Mardani, SH, menyebutkan kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp200 juta.

“Seluruh bangunan dan barang di dalam rumah tidak bisa diselamatkan. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik atau arus pendek,” ungkapnya.

Ia menambahkan, aparat kepolisian bersama warga juga berupaya mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

(**)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts