Dwi dan Yudhi Divonis 11 tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta

Palembang, Sumselupdate.com – Majelis Hakim Tipikor Palembang, yang diketahui Sahlan Effendi memvonis dua terdakwa Yudi Arminto serta Dwi Kridayani, dengan hukuman 11 tahun penjara dan denda Rp500 juta.

Dalam petikan amar putusan mengatakan bahwa, berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi, terbukti memperkaya diri sendiri, orang lain atau korporasi.

Read More

Majelis hakim sependapat dengan JPU mengenai jerat Pasal kepada terdakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Pemberantasan Korupsi, keduanya menurut majelis hakim
Kedua terdakwa juga terbukti melanggar Pasal 12 B karena menerima gratifikasi dalam dugaan kasus korupsi pembanguan Masjid Sriwijaya.

“Mengadili dan menjatuhkan pidana penjara kepada para terdakwa dengan pidana masing-masing selama 11 tahun penjara, denda Rp500 juta subsider 4 bulan kurungan,” tegas Sahlan bacakan putusan.

Tidak hanya itu, majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan yakni wajib membayar uang pengganti kepada terdakwa Yudi Arminto sebesar Rp2,5 milyar dan terdakwa Dwi Kridayani sebesar Rp2,5 milyar.

“Apabila tidak sanggup membayar maka harta bendanya dapat disita, jika harta benda yang disita tidak mencukupi mengganti uang pengganti maka untuk Yudi Arminto diganti hukuman 4 tahun penjara dan Dwi Kridayani 4 tahun penjara,” ungkap Sahlan.

Usai mendengar putusan Majelis Hakim, kedua terdakwa Dwi Kridayani dan Yudi Arminto langsung menyatakan banding.

“Kami banding yang mulia,” jelasnya

Sementara itu JPU Kejati Sumsel, Roy Riyadhi SH MH, menyatakan pikir – pikir atas vonis dua terdakwa.

“Dalam waktu 7 hari kita akan menentukan sikap banding atau terima
terhadap putusan itu,” tutup JPU. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.