Baturaja, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ulu (OKU) merupakan kabupaten pertama di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang menghibahkan tanah kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Hibah tanah seluas 3.000 meter persegi berada di Kelurahan Batu Kuning, Kabupaten OKU ini ditandai dengan penandatanganan NHPD dan BAST di Ruang Rapat Bina Praja Pemkab OKU, Jumat (20/12/2019).
Penandatangan ini antara Sekretaris Daerah (Sekda) OKU H Achmad Tarmizi dan Ketua Bawaslu OKU, Dewantara Jaya dengan disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Dr Gunawan Suswantoro dan Ketua Bawaslu Sumsel, Iin Irwanto.
Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Dr Gunawan Suswantoro mengapresiasi Pemkab OKU yang telah mendukung penuh Bawaslu dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengawal Pemilu di Indonesia, khususnya di Kabupaten OKU.
“Bawaslu mengucapkan terima kasih kepada Pemkab OKU yang telah memberikan hibah berupa tanah untuk operasional kegiatan pengawasan Pemilu di Kabupaten OKU,” ujar Sekjen Bawaslu RI, Dr Gunawan Suswantoro.
Menurut Gunawan, langkah yang diambil Pemkab OKU ini menunjukkan bahwa Pemkab OKU telah mendukung upaya penguatan demokrasi di Indonesia dalam bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan Pemilu.
Dikatakannya, aset yang diberikan oleh Pemkab OKU ini dapat mendukung peningkatan kualitas demokrasi Indonesia. Dengan adanya aset yang diberikan Pemkab OKU ini, pelaksanaan demokrasi bertambah lancar.
“Semoga kabupaten lain tergelitik untuk mencontoh langkah Bupati OKU yang telah memberikan tanah untuk jajaran pengawas Pemilu di daerah,” harapnya.
Sementara itu, Bupati OKU yang diwakili Sekda H Achmad Tarmizi mengatakan, hibah yang diberikan ini merupakan wujud keseriusan Kabupaten OKU dalam mendukung pelaksanaan pemilu dan pilkada.
“Kabupaten OKU akan melaksanakan pemilihan bupati bersama enam kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Sumsel pada tahun 2020. Tanah untuk Bawaslu OKU ini sangat dibutuhkan sehingga Pemkab OKU berupaya untuk memberikan fasilitas bagi pengawas pemilu,” kata Achmad Tarmizi. (arm)











