Dua Pelaku Curanmor Spesialis Parkiran Masjid Berhasil Ditangkap Petugas Berkat Ini

Kedua pelaku curanmor spesialid parkiran masjid.

Palembang, Sumselupdate.com – Berbekal rekaman kamera CCTV yang diperoleh di Masjid Al Ikhlas. anggota Reskrim Polsek Kemuning akhirnya berhasil meringkus dua pelaku curanmor milik Agustaram, Selasa (4/2/2020).

Pelaku melakukan aksi di parkiran Masjid Al-Ikhlas yang berada di Jalan Rawa Sari, RT 027 RW 010, Kelurahan 20 Ilir D II, Kecamatan Kemuning, Palembang.

Bacaan Lainnya

Kedua pelaku yang berhasil diringkus aparat adalah kakak beradik tiri Holim Agus Saputra (19) dan Dedi Permana Wijaya (32).

Keduanya diringkus saat berada di Jalan Basuki Rahmad, Lorong Masjid (depan PTC) Palembang, Rabu (5/2/2020). Dalam penyergapan itu, kaki kedua pelaku terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Kapolsek Kemuning AKP Robert P Sihombing mengatakan, kedua tersangka merupakan pelaku curanmor di halaman Masjid Al Ikhlas di Jalan Rawa Sari, Kecamatan Kemuning. Salah satu tersangka atas nama Holim Agus Saputra diketahui residivis dalam kasus yang sama.

“Tersangka Holim ditangkap di Polsek Ilir Timur II dalam kasus curanmor. Yang bersangkutan dihukum setahun dua bulan. Ia baru tiga bulan lalu baru saja bebas menjalani hukuman. Hari ini kembali kami tangkap,” kata Robert saat ditemyui di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Dikatakan Robert, kedua tersangka ditangkap berdasarkan rekaman CCTV yang didapat. Kebetulan tersangka Holim ditangkap masih memakai baju yang sama saat ia melakukan aksi curanmor.

“Belum sampai 24 jam kedua tersangka berhasil kami tangkap. Namun pada saat mau kami tangkap ia melawan sehingga kami berikan tindakan tegas,” ucapnya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan kunci letter T yang digunakan tersangka untuk mencuri motor. Sedangkan sepeda motor yang berhasil dicuri tersangka masih dalam pencarian.

Di hadapan petugas,  Holim mengaku aksi curanmor yang ia lakukan merupakan yang kedua kalinya. Yang pertama ia pernah melakukan aksi yang sama di Jalan Seduduk Putih.

“Motor berhasil aku ambek, kujual sehargo duo juta samo wong di Seberang Ulu. Kalu motor yang aku ambek kemaren sudah aku jual jugo 1,3 juta. Duet hasil jual motor aku habeske untuk main game poker dan beli shabu-shabu,” tuturnya. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.