Dua Pawang Menyerah, Diduga Kuat Tubuh Ibu di Banyuasin Habis Dimakan Buaya

Petugas Polsek Muara Padang melakukan pencarian tubuh Karsiti yang dterkam buaya beberapa hari lalu.

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Genap sudah sepuluh hari proses pencarian Karsiti (45), warga RT 04, Dusun 04, Desa Ganesha Mukti, Kecamatan Muara Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) yang tubuhnya mendadak hilang diterkam buaya pada Minggu (30/5/2021) sekitar pukul 20.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Namun hingga kini, tubuh ibu tiga anak ini belum ditemukan.

Kapolsek Muara Padang, AKP Ginting mengatakan, dua pawang buaya sudah menyatakan menyerah untuk mencari tubuh korban.

Di samping itu, petugas juga yang melakukan pencarian belum membuahkan hasil yang signifikan.

Berangkat dari itu, menurut AKP Ginting, dengan alasan keselamatan dan ditakutkan akan ada korban baru, maka proses pencarian terhadap tubuh korban sejak lima hari lalu resmi dihentikan.

“Lima hari lalu proses pencarian kita hentikan dengan alasan keselamatan dan ditakutkan akan ada korban baru. Keputusan diberhentikannya pencarian ini setelah musyawah bersama stake holder dan suami korban Dardi (41), sudah ikhlas menerima peristiwa ini sebagai musibah,” ujar AKP Ginting saat dihubungi via telepon, Kamis (10/6/2021).

AKP Ginting mengatakan kuat dugaan tubuh korban memang sudah habis dimakan buaya tanpa ada sisa sehingga tidak ditemukan tanda atau temuan pakaian, tulang belulang yang lain dari korban saat tim melakukan pencarian.

“Setelah dimusyawarahkan dan kita tanya suaminya Dardi sudah ikhlas menerima keputusan tersebut,” tandasnya.

AKP Ginting mengatakan saat ini suami korban sudah menerima bantuan mulai dari aparat Polsek Muara Padang, DPR dapil setempat, dan stake holder lainnya, berupa uang santunan dan sembako.

Untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak terulang, AKP Ginting mengatakan, pihaknya sudah memasang imbauan dalam bentuk banner agar masyarakat tidak mendekat ke sungai. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.