Dua Hari Ikut UKW ke-32, Empat Peserta Dinyatakan Tak Kompeten

Suasana UKW ke-32 yang digelar di Hotel Beston Palembang 20-21 Oktober 2020.

Palembang, Sumselupdate.com – Setelah dua hari berturut-turut mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), empat  dari 18 peserta, dinyatakan tidak berkompeten.

UKW ke-32 yang digelar di Hotel Beston Palembang 20-21 Oktober 2020, digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan (Sumsel) atas kerja sama dengan dengan SKK Migas Sumbagsel, KKKS Sumsel, Pertamina EP, ConocoPhilips, Pertamina Jambi Merang, Medco Energy, SRMD,Tiara Energy, Tropic Energi , Talisman Energy dan Forum Jurnalis Migas (FJM).

Bacaan Lainnya

Saat menutup kegiatan, Ketua PWI Sumsel H Firdaus Komar mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang telah mendukung kegiatan ini. Dan bagi wartawan yang belum lulus untuk tidak berkecil hati.

“Ujian ini merupakan titik awal untuk mengukur sebatas mana kompetensi wartawan. Dan ujian sesungguhnya adalah di tengah masyarakat bagaimana nanti kita akan menjadi contoh bagi yang belum UKW,” ujar Firdaus.

Tak lupa Firdaus berpesan kepada semua peserta UKW untuk tetap menjujung nilai etika profesi wartawan dalam melakukan proses liputan di lapangan.

Apalagi, secara kualitas intelektual peserta UKW sudah diberikan wawasan dan diuji baik intelektual dan etikanya sehingga harus menjadi contoh bagi wartawan yang belum UKW.

Sementara itu, Ketua PWI Pusat Atal S Depari melalui Ketua Bidang Pembelaan Wartawan PWI Pusat H Octaf Riyadi mengapresiasi terhadap PWI Sumsel dan sponsorship telah sukses menggelar UKW.

Dalam kesempatan tersebut Octaf menyampaikan agar menjadi wartawan untuk tetap meningkatkan kompetensi dan kemampuannya.

Peserta UKW ke-32 berfoto bersama.

“Selama ini kita merasa hebat, menjadi wartawan merasa hebat, tapi dari kemarin, baru kita tahu seberapa kualitas kita,” terangnya.

Selain itu, Octaf juga menyampaikan kepada wartawan yang telah berkompeten melalui UKW dan ternyata di lapangan melakukan aksi pemerasan kepada nara sumber, maka akan ditarik kartu UKW-nya sebagai salah satu sanksi dari PWI.

Sementara itu dalam acara penutupan dilakukan secara virtual oleh Senior Manager SKK Migas Sumbagsel Andi Arie Pangeran turut mengapresiasi langkah PWI Sumsel yang terus berkomitmen menggelar UKW untuk meningkatkan kualitas wartawan yang ada di Sumsel.

“Selamat kepada yang sudah lulus. Mudah-mudahan sinergi ini terus berlanjut. Dan semoga tahun depan kegiatan ini bisa kota gelar dengan  lebih meriah lagi,” pungkasnya.

Jon Heri salah satu dewan penguji dalam kesempatan tersebut secara rinci menyebutkan bahwa dari 18 peserta, terdiri dari 16 peserta UKW muda dan 2 peserta UKW madya dan yang dinyatakan berkompeten sebanyak 14 peserta.

“Total secara nasional berjumlah 12.340 ditambah 14 menjadi 12.354,” jelasnya. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.