Laporan: Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com – Masyarakat yang tinggal di Jalan Tanjung Barangan, Lorong Temiyang VIII, Perumahan Barangan Jaya, Perumahan Tanjung Barangan Asri, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat 1, Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), sedikit bernafas lega.
Persoalan banjir yang menggenangi ruas jalan maupun kediaman mereka mendapat solusi menyusul PT Mapan Sejahtera Propertindo (MSP) selaku developer Pesona Asy-Syifa Barangan, bersedia untuk membangun saluran air atau drainase yang selama ini tertutup timbunan tanah perumahan.
Ketua RT 04, RW 03 Tanjung Barangan, Sukaria Darmawan, MSi kepada Sumselupdate.com, Sabtu (7/8/2021), mengatakan, persoalan ini sudah empat tahun dirasakan masyarakat dampak tertutupnya drainase ini.
Menurut Sukaria Darmawan, air limbah selama ini masuk ke dalam rumah warga dan menggenangi jalan.
“Selama ini masyarakat mengeluh karena ada penimbunan drainase oleh pihak pengembang perumahan. Dampak dari air limbah itu, kalau hujan deras masuk ke dalam rumah warga,” kata Ketua RT 04, Sukaria Darmawan.
Dikatakannya, ada 80 kepala keluarga yang terdampak dari penimbunan drainase ini.
“Sudah lama warga mengadu ke RT sebelum saya menjabat. Maka dari itu, belum lama ini saya langsung datangi pengawasnya, kemudian warga mengumpulkan tanda tangan persetujuan dibangunnya drainase. Alhamdulilah saat ini sedang dikerjakan drainasenya,” jelasnya.
Sukaria mengatakan, untuk mengatasi persoalan ini, membutuhkan drainase sepanjang 80 meter, sehingga air yang masuk ke drainase tersebut dapat mengalir ke sungai sekunder.
Dibangunnya drainase ini membuat masyarakat bersyukur. Salah satunya Yon Pendri, warga Blok B Perumahan Barangan Jaya.
Menurut Yon Pendri, dengan dibangunnya saluran air ini, persoalan limbah rumah tangga yang menggenagi rumah dan jalan di perumahan mereka bisa teratasi.
Terpisah, Sidik, pengawas PT MSP selaku developer Pesona Asy-Syifa Barangan membenarkan saat ini pihaknya sudah melakukan penggalian drainase secara manual sesuai yang diajukan masyarakat.
“Saat ini kita mengerjakan drainase sesuai pengajuan dari warga dan Insya Allah selesai dalam 4-5 hari ini. Saat ini sudah ada air yang masuk ke drainese yang kita buat tapi masih dikit. Nanti kita cari tau dulu bagaimana air itu bisa banyak masuk dan dapat mengalir ke sini (sungai sekunder –red),” katanya. (**)











