Palembang, Sumselupdate.com — DPRD Palembang meminta agar Pemerintah kota (Pemkot) melakukan pengawasan ketat bagi pendatang antar provinsi yang masuk melalui jalur darat di terminal perbatasan. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran wabah virus Corona Covid-19.
“Kami minta Pemkot Palembang melakukan pengawasan di terminal bus, khususnya kedatangan antar provinsi. Karena di saat wabah virus corona ini, masih banyak bus yang masuk dari luar kota,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Palembang, Sutami Ismail.
Dikatakannya, Pemkot melalui OPD terkait lebih tegas dalam pengawasan pintu masuk angkutan untuk mencegah penularan virus Corona. Selain itu, juga harus ada pembatasan masuknya warga diluar kota Palembang.
“Dinas Perhubungan harus lebih tegas mengawasi terminal sebagai pintu masuk setiap pendatang,” ujarnya.
Dirinya menyebut, masih banyak berseliweran orang masuk, tidak hanya dari wilayah Sumsel, namun juga dari kota antar provinsi seperti bus AKAP. “Artinya perlu kewaspadaan, kedatangan biasanya banyak malam hari masuk terminal Alang-Alang Lebar, dan Karya Jaya. Paling banyak kawasan Soekarno-Hatta yang banyak PO Bus,” terang Ketua DPC PKB Palembang ini.
Oleh sebab itu, lanjut Sutami, diperlukan pengawasan disetiap terminal angkutan bus. Bila perlu Pemkot Palembang mendirikan posko untuk pengawasan.
Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Palembang, Agus Rizal, mengatakan dalam mengaantisipasi penyebaran Covid-19 bagi pendatang dari jalur darat, pihaknya telah mendirikan 2 posko kesehatan.
“Kita dirikan posko cek Kesehatan di kawasan terminal Alang-Alang Lebar dan Karya Jaya. Pembangunan posko ini kita kerjasama dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah),” kata Agus.
Dua posko pemantauan tersebut dijaga pihak keamanan, didukung Dinas Kesehatan dalam memantau pendatang. “Kita mengacu intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah,” tukasnya.(tra)











