DPRD OKU Baru Akan Melantik Satu PAW, Empat Lainnya?

Ketua DPRD OKU Zaplin Ipani.

Palembang, Sumselupdate.com – Setelah mengalami cukup lama penundaan, akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bakal melakukan proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap anggota dewan yang lompat partai pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

“Ya besok siang (17/11) kita akan menggelar paripurna pelantikan anggota dewan yang di PAW,” Kata Ketua DPRD OKU Zaplin Ipani saat dibincangi awak media, Jumat (16/11/2018).

Bacaan Lainnya

Namun dari lima anggota DPRD OKU yang di PAW, hanya ada satu yang bakal dilakukan pelantikan, yakni dari Fraksi Partai Keadilan sejahtera, Hj Erlina Bachtiar yang kembali mencalonkan diri melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sedangkan posisinya bakal digantikan oleh Epala Mitra. “Yang dilantik baru satu orang yakni Efala Mitra menggantikan Hj Erlina Bachtiar,” kata Zaplin.

Disinggung mengapa dari lima orang hanya satu orang yang dilantik, Zaplin mengemukakan semuanya tetap akan dilantik. Hanya saja pihak DPRD OKU masih mempelajari terlebih dahulu, sebab masih ada proses hukum yakni putusan sela dari Pengadilan Negeri Baturaja. “Berdasarkan keputusan Banmus, memang dari Hj Erlina Bachtiar tidak ada permasalahan lagi, jadi pelantikannya kami dahulu kan,” tuturnya.

Sementara untuk keempat anggota dewan lainnya berdasarkan keputusan Banmus, DPRD OKU menghormati keputusan hukum, dijadwalkan pada 21 November mendatang, lanjut Zaplin pihak DPRD OKU akan berkonsultasi ke Kemenkum HAM dan Pengadilan Tinggi.

Setelah konsultasi pada 23 November dijadwalkan DPRD OKU akan menggelar rapat Banmus untuk mempertemukan keempat anggota dewan yang di PAW termasuk penggantinya. “Kita pertemukan yang di PAW teman kita, yang menggantikan juga teman kita,” ujarnya.

Ditanya berkaitan dengan hak-hak anggota dewan yang di PAW, zaplin mengatakan dari hasil konsultasi ke BPK, pihaknya telah memutus hak-hak anggota dewan yang akan di PAW. Pemutusan Hak anggota dewan yang akan di PAW sudah dilakukan sejak ditetapkannya Data calon Tetap (DCT) oleh KPU OKU.

“Sejak mereka ditetapkan dalam DCT hak keuangan mereka sudah di stop, terkecuali gaji pokok mereka, hal ini sesuai UU 23 tahun 2012, gaji pokok mereka tetap diberikan sampai mereka diangkat dan diberhentikan (pelantikan PAW red)” bebernya.

Sementara itu, salah satu penganti PAW Efalah Mitra mengaku sangat menyambut baik kabar ini dan dirinya siap mengemban amanah rakyat sebaik-baiknya.  “Perasaannya sangat senang berkat doa dan usaha Alhamdulillah masih diberi kesempatan untuk menjadi wakil rakyat di DPRD OKU,” tukasnya. (wid)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.