DPR Upayakan Muratara dan Mura Secepatnya Lepas dari Daerah Tertinggal

Fauzi H Amro

Muarabeliti, Sumselupdate.com –Pengentasan kawasan kumuh di Kota Lubuklinggau serta melepaskan kategori daerah tertinggal bagi Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), terus diupayakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Fauzi H Amro melalui berbagai program dari pemerintah pusat, agar terus terealisasi secara maksimal di tiga daerah ini.

“Untuk Kota Lubuklinggau, tahun 2017 dipastikan sudah nihil kawasan kumuh, sedangkan untuk melepaskan kategori daerah tertinggal bagi Kabupaten Mura dan Muratara akan terus kita upayakan. Sebagai wakil rakyat di DPR RI saya akan berupaya terus, agar bantuan untuk tiga daerah ini bisa terus mengucur,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, beberapa program pengentasan kawasan kumuh telah dilakukan selama ini, seperti bantuan pembangunan rumah kepada warga melalui program dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-pera) RI.

“Program itu juga terealisasi di Mura dan Muratara. Yang jelas, untuk tahun depan program ini harus terus berjalan dan akan saya upayakan bisa ditingkatkan. Kita juga berharap, masih banyak program lain dari pemerintah pusat yang bisa membantu merealisasikan agar kategori daerah tertinggal bagi Mura dan Muratara bisa dilepaskan,” jelasnya.

Selain itu, anggota Komisi V DPR RI ini juga mengaku, pihaknya masih fokus terhadap pengembangan Bandara Silampari, agar peningkatan ekonomi melalui pengembangan modal transportasi bisa semakin baik.
“Untuk perkembangan Bandara Silampari, alhamdulillah meskipun non-class, namun setara dengan Bandara kelas I, seperti Bandara Fatmawati di Bengkulu. Bahkan, salah satu maskapai penerbangan besar, yakni Garuda juga akan beroperasi di bandara itu. Hal itu diprediksi akan dimulai bulan Agustus mendatang, karena tinggal menunggu penyelesaian pembangunan pagar bandara saja,” ungkapnya. (ain)

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.