Lahat, Sumselupdate.com – Guna menindaklanjuti program pemerintah tentang Kurikulum Merdeka, dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pada 16-30 September 2023.
Kegiatan PkM yang didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Unsri dengan skema Perkuliahan Desa, dalam bentuk Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Holistik Integratif bagi Guru TK di Kabupaten Lahat.
Pelaksanaan PkM yang digelar di Gedung Aula SPNF SKP Kabupaten Lahat, dihadiri dan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, Drs H Suhirdin, MM.
Pada kegiatan PkM dalam bentuk pendampingan dan pelatihan pada hari pertama dihadiri dan diikuti beberapa guru-guru TK yang berasal dari berbagai sekolah TK yang di Kabupaten Lahat di antaranya Merapi Timur, Tinggi Hari, Selawi, Tanjung Payang, Sukanegara, Kuba, Talang Kapuk, Pagar Gunung, Bandar Jaya, dan Muara Danau.
Setelah acara pembukaan, kegiatan diisi dengan penyampaian materi oleh narasumber dari dosen-dosen PG-PAUD FKIP Unsri dengan materi pertama tentang Pembelajaran Berbasis Holistik Integratif yang disampaikan oleh Prof Dr Sri Sumarni, MPd yang beranggotakan Dr Windi Dwi Andika, MPd, Dra Hasmalena, MPd, dan Febriyanti Utami, MPd.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Santri Diingatkan Jaga Persaudaraan Meski Berbeda Pilihan dan Fokus Belajar
Prof Dr Sri Sumarni, MPd menjelaskan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) adalah upaya pengembangan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam dan saling terkait secara simultan,sistematis, dan terintegrasi.
Setelah itu Prof Dr Sri Sumarni, MPd menjelaskan yang terlibat dalam PAUD-HI, implementasi PAUD-HI layanan PAUD Holistik Integratif, dan penerapan holistik integratif dalam pembelajaran di PAUD.
Setelah menjelaskan materi Prof Dr Sri Sumarni, MPd memberikan contoh Rancangan Pembelajaran dan Contoh Konsep Pembuatan Media Berbasis Holistik Integratif.
Di mana ia menjelaskan salah satu contoh media pembelajaran yaitu mengambil media audio visual dengan Tema Aku Sayang Bum, Sub Tema Tanaman, dan Sub-Sub Tema Tanaman Hidroponik, yang di mana di dalam materi tersebut telah disediakan contoh beserta video penjelasan terkait tema yang diambil.
Jadi dari hasil penyampaian materi Prof Dr Sri Sumarni, MPd mengatakan bahwa Pembelajaran HI memang sangat penting dan harus menjadi tanggung jawab bersama.
Karena itu keterlibatan semua pihak perlu dibangkitkan. Guru sebagai pihak di lingkungan pendidikan, juga perlu mampu membuat rencana pembelajaran berbasis HI secara tepat.
Namun, hal yang lebih penting adalah kesadaran bagi semua warga untuk memperhatikan tumbuh kembang anak secara baik dan mampu mengembangkan potensi yang dimiliki anak secara optimal.
Setelah penyampaian materi di hari pertama, narasumber melanjutkan proses pelatihan dan pendampingan pembuatan modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka secara daring pada tanggal 18 September hingga 30 September dengan melakukan diskusi dan tanya jawab di WhatsApp grup.
Kali ini pendampingan dan pelatihan juga didampingi oleh tim pengabdian lain yaitu Dr Windi Dwi Andika, MPd, Dra Hasmalena, MPd, Febriyanti Utami, MPd, dan Rina Rahayu Siregar, SPd, MPsi.
Tim PkM ini mengarahkan dan juga memberikan masukkan jika peserta pengabdian mengalami kendala atau kesulitan dalam pembuatan media berbasis holistik integratif.
Selanjutnya di hari terakhir pada 30 September 2023, peserta diminta untuk mengumpulkan tugasnya berupa Rancangan Pembuatan Media Berbasis Holistik Integratif yang telah dibuatnya.
Dalam pengumpulan tugas ini dosen-dosen juga dibantu dengan mahasiswa Prodi PG-PAUD FKIP Unsri yang juga tergabung dalam tim PkM yaitu Arynda Reski Oktarina, Sika Salsabila, Rizki Oktarina, Rega Permata, dan Putri Eksi Alpionita.
Mereka membantu menyiapkan link pengumpulan tugas agar mempermudah peserta dalam mengumpulkannya.
“Harapan Kami semoga dengan diadakannya pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Holistik Integratif ini bisa menambah wawasan dan pengalaman baru bagi guru-guru TK di Kabupaten Lahat. Dan juga guru-guru TK khususnya yang berada di Kabupaten Lahat mampu menerapkan ilmu yang telah diberikan untuk diaplikasikan pada pembelajaran di sekolahnya masing-masing,” kata Ketua PkM PG-PAUD FKIP Unsri, Prof Dr Sri Sumarni, MPd. (**)











