Doa Bersama Anak Yatim, SFC Siap Arungi Laga Perdana Liga 2

Penggawa SFC saat berkunjung dan bersama anak-anak yatim di panti asuhan Nimas Ayu Pambanyun, Jakabaring, Palembang, Kamis (20/6/2019).

Palembang, sumselupdate.com – Sriwijaya FC gelar doa bersama anak panti asuhan Nimas Ayu Pambanyun, Jakabaring, Palembang, Kamis (20/6/2019). Hadir para pemain, jajaran pelatih serta ofisial klub berjuluk Laskar Wong Kito.

Menurut Asisten Manajer Sriwijaya FC, Andi Pedo tim Sriwijaya FC telah lebih dari tiga bulan mengadakan persiapan secara teknis untuk hadapi Liga 2 2019. Untuk itulah skuat Sriwijaya FC diboyong mengunjungi Panti Asuhan Nimas Ayu Pembayun untuk berdoa bersama.

Bacaan Lainnya

“Acara ini sekaligus launching sederhana tim Sriwijaya FC untuk mengarungi liga 2 musim 2019,” ujar pentolan band Bucu Palembang ini.

Sriwijaya FC bisa dikatakan siap tempur hadapi Liga 2 2019. Klub berjuluk Laskar Wong Kito sudah melakukan persiapan maksimal.

Kurang lebih dua bulan pelatih kepala Sriwijaya FC, menempah Ambrizal dan kawan-kawan. Bahkan sudah beberapa kali gelar laga uji coba untuk mematangkan strategi di lapangan.

Jelang laga perdana kontra Perserang Serang, Banten di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Minggu (23/6), intensitas latihan klub kebanggaan masyarakat Sumsel ditingkatkan.

Sejak latihan usai lebaran (10/6/2019), klub peraih gelar juara Liga Indonesia 2007/2008 ini latihan sehari dua kali.

Latihan dua sesi pagi dan sore tersebut bakal berakhir sepekan jelang laga atau 18 Juni nanti. Setelah itu para pemain akan memakan menu latihan sehari sekali.

“Persiapan tim sudah maksimal. Sekarang kita sedang agendakan doa bersama anak panti asuhan,” kata H Hendri Zainuddin manajer sementara Sriwijaya FC.

Menurut pria yang digadang-gadang sebagai calon Bupati Ogan Ilir ini panti asuhannya sedang dicari sekretaris tim Sriwijaya FC.

“Ya, nanti kalau sudah dapat tempatnya kita akan langsung bawa para pemai, pelatih dan ofisial untuk doa bersama,” terang anggota DPD RI ini.

Menurut pria asal Payaraman Ogan Ilir ini, doa akan sangat penting. Hal tersebut sudah menjadi tradisinya saat masih menjadi manajer Sriwijaya FC pada musim 2010-2012.

“Kekuatan doa itu lebih tajam dari pada doa. Setelah kita berusaha, kerja keras mempersiapkan diri terakhir segala sesuatunya kita serahkan kepa Allah SWT (tuhan yang maha esa). Kami juga meminta doa pada masyarakat Sumsel khususnya pecinta Sriwijaya FC agar musim ini bisa juara dan promosi ke Liga 1,” tukas kandidat ketua umum KONI Sumsel ini. (tra)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.