Diupah Rp100 Ribu Edarkan Shabu, Effendi Dihukum 6,5 Tahun Penjara

Palembang, Sumselupdate.com – Hanya mendapatkan upah Rp100.000 oleh Anang (belum tertangkap), untuk edarkan narkotika jenis shabu seberat 0,949 gram, terdakwa Effendi (51) harus pasrah di vonis mejelis hakim PN Palembang, diketuai Sahlan Effendi SH MH, 6,5 tahun penjara di PN Palembang.

Majelis hakim sependapat dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang menjerat terdakwa melanggar Pasal 114 Ayat (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Read More

“Mengadili dan menjatuhkan pidana penjara selama enam tahun enam bulan penjara, denda Rp 1 miliar dengan subsider enam bulan kurungan,” tegas Sahlan.

Sebelumnya, dalam pertimbangan hal memberatkan menurut majelis hakim bahwa perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang lagi giatnya dalam memberantas narkotika.

“Hal yang meringankan, terdakwa menyesali dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya,” ungkapnya

Atas putusan itu, baik terdakwa serta JPU Kejari Palembang yang dihadirkan secara visual dari layar monitor persidangan mengatakan terima putusan tersebut.

Dalam dakwaan singkat JPU dikatakan bahwa terdakwa yang ditangkap oleh petugas kepolisian Tim dari Sat Res Narkoba Polrestabes Palembang, pada Juni 2021 mendapat informasi dari masyarakat bahwa, adanya peredaran narkotika jenis shabu yang dilakukan oleh terdakwa.

Saat dilakukan penangkapan terdakwa lagi berada didalam kamar mandi rumah terdakwa, saat dilakukan penggeledahan ditemukan satu buah dompet berwarna coklat yang berisikan sabu, satu bal plastik klip bening serta satu buah sekop pipet yang terbuat dari plastik, yang ditemukan disamping kasur tidur terdakwa dan ditemukan juga uang tunai hasil penjualan narkotika jenis shabu sebesar Rp120.000.

Ketika diinterogasi petugas, terdakwa mengakui bahwa, barang bukti tersebut benar miliknya sendiri, yang didapat dengan cara membeli dari Anang (belum tertangkap) sebanyak ½ jie seharga Rp650.000, dan bila narkotika jenis shabu tersebut habis terjual maka terdakwa akan mendapatkan keuntungan sebesar Rp100.000 dan terdakwa dapat mengonsumsi shabu secara gratis. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.