Diundang ke DPR RI, Direktur IPO Institute Beberkan Edukasi Survei

Rabu, 18 Juli 2018
Direktur IPO Institute, Ahmad Muhaimin, M.Si.

Jakarta, Sumselupdate.com – Keberadaan lembaga survei Independent Of Public Opinion Institute (IPO Institute) mulai di perhitungkan di tingkat nasional. Buktinya, lembaga survei yang bermarkas di Palembang, Sumatera Selatan ini, dipercaya untuk memberikan literasi dan edukasi survey di hadapan anggota DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (17/7/2018).

“Alhamdulillah IPO Institute hari ini memberikan literasi dan edukasi untuk memahami pola kerja sebuah lembaga survei di hadapan beberapa Anggota DPR RI dari berbagai daerah,” ujar Direktur Eksekutif IPO Institute, Ahmad Muhaimin, M Si.

Read More

Muhaimin menyebutkan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi anggota DPR yang notabene bakal calon legislatif (bacaleg) dalam rangka memahami cara kerja survei, sekaligus untuk meyakinkan betapa biaya survei tidak harus diartikan mahal.

“IPO memberikan layanan kepada mereka (bacaleg) berupa transfer teknik dan metodologi survei agar tidak ada lagi anggapan bahwa survei itu mahal. Jadi mereka bisa melakukan survei sendiri dan dampaknya adalah meminimalisir biaya ataucost politik mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut Muhaimin menambahkan, literasi dan edukasi ini bertujuan memaparkan tentang bagaimana cara melakukan survei untuk kebutuhan pribadi dan partai, kemudian bagaimana menganalisa hasil survei beberapa lembaga yang melakukan rilis hasil survey. Selain itu, bagaimana survei yang benar dijadikan tren intelektual dan ilmiah di kalangan politisi agar setiap langkah dalam merumuskan kebijakan atas dasar keinginan masyarakat.

Ditanya soal alasan yang mendasari anggota DPR RI mengundang lembaga surveinya, Muhaimin menyebutkan bahwa semua itu tidak lepas dari penilaian positif dari para politisi senayan terhadap IPO Institute.

“Pihak-pihak berkepentingan melihat bahwa IPO adalah lembaga survei yang kredibel dan terbuka, baik soal metodologi maupun teknis di lapangan. Terkait dengan biaya survei, juga sangat transparan dan sesuai kebutuhan. Atas dasar itu IPO diminta memberikan training sehingga mereka nanti mampu melakukan survei secara mandiri,” pungkasnya. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts