Palembang, Sumselupdate.com – Lantaran dibawah ancaman senjata api (senpi) oleh seorang pria berkaki buntung yang kemudian diketahui bernama Sultan, warga Sunan Lorong Langgar kecamatan Kertapati. Membuat AS (26) warga Jalan Faqih Usman lorong Jaya Laksana kelurahan 3-4 Ulu, kecamatan SU I, Palembang itu melapor ke SPKT Polresta Palembang, Kamis (9/3/2017)
Di hadapan petugas, AS menceritakan, kejadian bermula saat dirinya pulang jualan di kawasan 16 ilir, Selasa (7/3/2017) pukul 22.00 Wib. Kemudian, saat melintas di bawah jembatan Ampera pelaku diketahui bernama Sultan (36) warga Sunan Lorong Langgar kecamatan Kertapati, langsung menghadang.
“Sultan itu kakinya buntung pak, dia menodongkan pistol ke pinggang saya. Lalu, saya dipaksa naik mobil angkot diajak ke SPBU KM 7 Kertapati, kemudian naik bentor lagi, turun di penginapan dekat terminal Karya Jaya,” ingatnya.
Setibanya di penginapan, kata AS, Sultan langsung memaksa untuk berhubungan badan bahkan memukuli lengan kanan dan kirinya menggunakan besi kaki palsu pelaku, karena ia sempat menolak.
Baru memperkosa sebanyak dua kali, “Saya pura-pura sakit perut dan keluar ingin membeli obat lalu kabur dan berteriak minta tolong, tapi tak ada satu pun yang mau menolongnya. Sampai akhirnya saya menaiki travel dan diantar sampai ke km 5 menemui kakak,” katanya.
Sementara itu, Kasat reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede, SIk, MH, mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan diproses. (tra)











