Pertama Kunjungi OKU ini Pesan Kapolda Sumsel

Kamis, 9 Maret 2017
Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto MSi

Baturaja, Sumselupdate.com – Di Sumatera Selatan ada lima tindak kejahatan yang masih sangat tinggi. Di antaranya, 3C yakni tindak kejahatan Pencurian, Pencurian dengan kekerasan dan Curanmor.

Hal itu disampaikan Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto, MSi, saat kunjungan kerja pertamanya di Mapolres OKU dalam rangka tatap muka bersama tokoh masyarakat dan tiga pilar yakni Kamtibmas (kades/lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas) se-kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis (9/3/2017).

Read More

Tak kalah bahayanya, kata Kapolda, ialah ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba yang akhir-akhir ini masih tinggi. Bahkan, kata dia, para pelaku tindak kejahatan saat ini terpengaruh oleh narkoba.

“Bahaya sekali mengancam generasi muda. Apalagi saat ini ditemukan dugaan narkoba jenis baru,” terangnya.

Oleh karena itu Kapolda meminta semua elemen bisa memerangi narkoba,”Saya sudah lima kali menadatangani pemberhentian anggota. Jadi jangan macam-macam jika ada anggota terlibat kasus narkoba akan kami pecat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti perihal masih mudahnya memegang senjata tajam dan senjata api rakitan.

“Pada kesempatan ini, kepada kepala desa saya mohon kepala desa dibantu Babinsa dan Babinkamtibmas sampaikan ke masyarakat. Jangan memegang senjata tajam dan jangan menyimpan senpi rakitan. Ingatkan ancamannya jelas bisa kena UU Darurat,” ungkapnya lagi. Kalau di sini, kalau bertengkar langsung mengeluarkan sajam.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga mengingatkan tentang perkembangan digital sosmed yang sangat pesat. Banyak informasi menyebar belum tentu benar. Jangan sampai terprovokasi. Terkadang menyebabkan konflik horizontal.

“Dalam rangka menjelaskan ada informasi yang beredar dilingkungan tempat kita. Jika informasi itu benar tidak ada permasalahan,” katanya.

Kapolda juga mengingatkan, agar bekerjalah dengan baik. Jangan sampai tersandung pungli. Sebab, misalkan satu saja kades atau lurah yang tertangkap pungli dan muncul di media maka buruklah anggapan masyarakat terhadap lurah atau kades lainnya.

Ia menjelaskan peran media sangat baik. Jika da program dan kegiatan ada baiknya kegiatan-kegiatan positif dipublikasikan dan dikomunikasikan ke masyarakat melalui media. Sehingga kinerja yang baik bisa diketahui oleh masyarakat.

Disamping itu Kapolda menjelaskan, agar tiga pilar masyarakat (Kades/lurah, Babinsa dan BhabinKamtibmas) se-Kabupaten OKU membentuk group komunikasi.

“Sebagai contoh di Polres Tangerang hal itu sudah dilakukan,” ujarnya.

Tiga pilar ini juga harus berperan aktif turun ke lapangan dengan masyarakat. Misalnya melaksanakan gotong royong membersihkan sampah. Bahkan ada yang meninggal dunia, Babinsa dan Babinkamtibmas dan kepala desa bisa langsung turun membantu masyarakat.

Kehadiran orang nomor satu di tubuh kepolisian jajaran Polda Sumsel ini, diterima langsung Kapolres OKU, AKBP Leo Andi Gunawan, Sik, MPP, dan jajaran perwira Polres OKU, juga Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis serta Komandan Kodim O403/OKU Letkol Inf Syhroni.

Pada kesempatan itu Kapolda Sumsel memberikan bantuan sembako langsung ke masyarakat. (Wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts