Ditinggal ke Kebun, Rumah Sabarudin Hangus Dilalap Si Jago Merah

Minggu, 10 Desember 2017
Asap mengepul di rumah Sabarudin yang terletak di Dusun II, Desa Persiapan Madu Kincing, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI.

PALI, Sumselupdate.com Warga Bumi Serepat Serasan mendadak heboh‎, ini menyusul salah satu rumah warga di Dusun II, Desa Persiapan Madu Kincing, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) milik Sabarudin alias Sabuk (21), hangus dilalap  si jago merah.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu berlangsung Sabtu (9/12/2017) sekitar pukul 09.30, ketika masyarakat setempat tengah sibuk berada di kebunya masing-masing.

Read More

Tiba-tiba, munculah asap hitam pengepul ke udara, yang ternyata dari rumah milik korban Sabarudin.

Warga yang mengetahui itu, langsung mendatangi lokasi kejadian dan mencoba melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Namun, api yang keburu membesar tak mampu dipadamkan, dan membuat bangunan rumah yang terbuat dari kayu tersebut rata dengan tanah.

Beruntung kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa, lantaran sang pemilik rumah sedang berada di kebun karetnya untuk melakukan penyadapan.

Namun, atas kejadian itu keluarganya saat ini, terpaksa harus menginap di tempat tetangga.

Kepala Desa Persiapan Madu Kincing, Irawan mengatakan, saat kejadian itu berlangsung kelurga korban sedang tidak berada di rumah.

Sedangkan, kobaran api diketahui warga telah membesar dan menyantap seluruh bangunan rumah milik korban Sabarudin.

“Api tersebut berlangsung cepat menyantap bangunan rumah. Karena, bangunanya terbuat dari kayu. Kalau penyebabnya sendiri diperkirakan akibat korsleting listrik, sesuai dengan laporan yang diberikan korban ke petugas Kepolisian Penukal Utara,” ujarnya.

Kapolres Muaraenim AKBP Leo Andi Gunawan, SIK melalui Kasubag Humas AKP Arsyad dan Kapolsek Penukal Utara Iptu Alpian mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian.

“Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp30 juta lebih. Untuk korban jiwa tidak ada, karena saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong. Karena, pemilik dan keluarganya sedang berada di kebun. Berkat bantuan warga, kobaran api tidak merambat ke rumah tetangga lainya,” jelasnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts