Laporan : Marwan Ashari
Muarabeliti, Sumselupdate.com – Suparno alias Tono alias No alias Supar (40) warga Desa SP 6 HTI Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura yang tertangkap kasus senjata tajam (Sajam), ternyata merupakan DPO kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) pencurian sepeda motor (Ranmor).
Hal ini berdasarkan hasil pengembangan dari Tim Landak Sat Reskrim Polres Musi Rawas (Mura).
Sepeda motor yang dicuri pelaku yakni sepeda motor Honda Revo warna hitam B-3890-BFG, milik Sutoyo (52) warga Dusun V Desa Lubuk Rumbai Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Mura.
Atas perbuatan tersebut tersangka langsung diamankan Tim Landak Sat Reskrim Polres Mura sesuai dengan LP / B-138 / VIII / 2022 / SPKT / Res Mura / Sumsel, 20 Agustus 2022 dan LP /B-37/ XI /2022/Sumsel /Resmura/sek.beliti tanggal 1 Nopember 2022.
Informasi yang dihimpun, peristiwa curanmor itu terjadi Sabtu (20/8/2022) sekitar pukul 04.00 wib. Saat itu korban terbangun dari tidur keluar dari kamar tidur melihat pintu rumah bagian depan dan belakang sudah terbuka.
Kemudian korban memeriksa seluruh ruangan dan sepeda motor yang dia letakkan diruang keluarga sudah tidak ada lagi. Pelapor baru menyadari bahwa korban telah mengalami pencurian di rumahnya.
Akibat kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian/kehilangan satu unit sepeda motor merk Honda Revo warna hitam tahun 2010 B-3890-BFG, satu unit mesin potong kavu sinshow merk Falcon warna orange, satu buah Handphone merk Nokia warna hitam.
Jika ditaksir kerugian korban sebanyak Rp 6,5 juta. Korban melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib untuk ditindak lebih lanjut.
Kapolres Mura, AKBP Achmad Gusti Hartono, S.ik didampingi Kasat Reskrim, AKP Indra Prameswara, SH mengatakan berdasarkan informasi Senin (31/11/2022) Polsek Muara Beliti sudah mengamankan pelaku Sajam yakni tersangka yang merupakan DPO Curat.
Mendapat informasi tersebut, Jumat (4/11/2022) sekitar pukul 15.00 wib t tim landak dipimpin kanit pidum Ipda Eko Setiawan langsung melakukan interogasi terhadap pelaku dan ia mengaku perbuatan tersebut yang dilakukan nya bersama Lailtul kodar als kodok ( sudah tertangkap ). Kemudian langsung koordinasi penyidik untuk melakukan pemeriksaan selanjut nya. (**)











