Dishub Sumsel Petakan 22 Titik Rawan Macet Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Daftarnya

Writer: - Jumat, 13 Maret 2026
Ilustrasi kemacetan. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Selatan memetakan sebanyak 22 titik rawan kemacetan yang berpotensi terjadi selama arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 2026.

Titik-titik kepadatan lalu lintas tersebut tersebar di sejumlah jalur utama, terutama di Jalan Lintas Timur Sumatera yang menjadi jalur vital penghubung antarprovinsi di Pulau Sumatera.

Read More

Kepala Dishub Sumsel, Musni Wijaya mengatakan Jalintim menjadi jalur yang paling berpotensi mengalami kemacetan panjang karena tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari, terlebih saat musim mudik Lebaran.

“Jalur Lintas Timur merupakan jalur strategis yang menghubungkan Sumatera Selatan dengan Lampung dan Jambi, sehingga arus kendaraan di kawasan ini sangat padat,” katanya.

Menurut Musni, terdapat sejumlah faktor yang memicu kemacetan di beberapa titik tersebut. Di antaranya meningkatnya jumlah kendaraan, aktivitas pasar tumpah di pinggir jalan, adanya perlintasan sebidang kereta api, hingga kondisi jalan yang menyempit di beberapa lokasi.

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama periode mudik dan arus balik, Dishub Sumsel akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian serta instansi terkait lainnya. Upaya yang disiapkan meliputi pengaturan lalu lintas, penempatan petugas di titik rawan, serta pemasangan rambu dan informasi lalu lintas bagi para pemudik.

“Koordinasi lintas instansi terus kami lakukan agar arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Sumatera Selatan dapat berjalan aman, lancar, dan terkendali,” ujarnya.

Berdasarkan data Dishub Sumsel, terdapat 11 titik rawan kemacetan di Jalur Lintas Timur (Jalintim), yakni:

  1. Peninggalan – Batas Jambi (Km 206+800)

  2. Sungai Lilin – Betung (Km 113+200)

  3. Sungai Lilin – Betung (Km 70+100)

  4. Sungai Lilin – Betung (Km 142+500)

  5. Palembang – Betung (Km 15+800)

  6. Palembang – Betung (Km 20)

  7. Simpang Indralaya – Meranjat (Km 36+200)

  8. Meranjat – Kayuagung (Km 55)

  9. Kayuagung – Simpang Penyandingan (Km 75+300)

  10. Simpang Penyandingan – Lampung (Km 112)

  11. Simpang Penyandingan – Lampung (Km 122 dan Km 131+800)

Sementara itu, terdapat enam titik rawan macet di Jalur Lintas Tengah (Jalinteng), yakni:

  1. Muaraenim – Simpang Sugihwaras (Km 198)

  2. Muaraenim – Simpang Sugihwaras (Km 205)

  3. Muaraenim – Simpang Sugihwaras (Km 208)

  4. Simpang Sugihwaras – Baturaja (STA 12)

  5. Batas Musirawas – Tebing Tinggi (Km 293+850)

  6. Yos Sudarso – Lubuklinggau (Km 368+120)

Selain itu, terdapat lima titik rawan kemacetan di jalur lintas penghubung, yaitu:

  1. Jalan Lingkar Kota Sekayu (Km 124+500)

  2. Pagaralam – Tanjung Sakti – Bengkulu (Km 311+160)

  3. Prabumulih – Beringin (Km 92+050)

  4. Simpang Belimbing – Batas Muaraenim (Km 138)

  5. Simpang Belimbing – Batas Muaraenim (Km 147)

Dishub Sumsel mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, mematuhi rambu lalu lintas, serta memperhatikan kondisi kendaraan demi keselamatan selama di perjalanan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts