Palembang, Sumselupdate.com – Luka jahitan masih jelas terlihat di kening Dwi Putri Pertiwi (23). Bekas luka itu membentang hingga nyaris mengenai mata kirinya, akibat serangan mendadak orang tak dikenal (OTK) pada Jumat (12/9/2025).
Meski luka mulai samar, Dwi mengaku masih trauma. Ia merasa belum mendapatkan keadilan dari laporan yang dibuat ke Polsek Ilir Barat I Palembang.
Peristiwa penyerangan tersebut terjadi tiga bulan lalu, tepatnya Minggu (23/6/2025) siang.
Saat itu Dwi menginap di Penginapan De Premium, Jalan Kartini, Kelurahan Talang Semut, Bukit Kecil, bersama kakak dan seorang temannya. Ketiganya sedang terlelap ketika tiba-tiba seorang perempuan masuk dan menyerangnya.
“Waktu itu saya tidur, lalu terbangun setelah diserang. Saya baru sadar betapa parah lukanya setelah melihat cermin. Robek lebar di atas mata kiri saya,” ujarnya sambil menunjukkan bekas jahitan sepanjang hampir 15 sentimeter.
Dalam kondisi panik, Dwi segera dibawa kakaknya ke RS AK Gani. Di rumah sakit, ia menjalani operasi kecil dan menerima 30 jahitan akibat luka sayatan senjata tajam jenis pisau cutter.
Setelah membuat laporan polisi, penyidik memeriksa korban serta mengamankan rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku datang bersama seorang anak kecil.
Dari hasil penyelidikan, Dwi akhirnya mengetahui identitas pelaku yang bernama Elis, meski sebelumnya ia tidak mengenalnya.
“Dengan luka yang akan terus membekas di wajah saya, saya tidak terima. Saya minta pelaku segera ditangkap,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Ricky Mozam SH, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih melakukan pengejaran.
“Saya cek dulu ya, tapi setahu saya anggota sedang melakukan proses penangkapan,” ujarnya.
(**)











