Dipicu Main Futsal, Dua Siswa SMP di Lubuklinggau Duel Maut, Satu Tewas

Ilustrasi Duel Maut

Laporan: Marwan Ashari

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Siswa SMP swasta di Kota Lubuklinggau, Utama Rizki Aditia meninggal dunia usai dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Palembang dengan kondisi luka di bagian kepala sebelah kiri, Jumat (12/8/2022) sekitar pukul 06.30 Wib.

Read More

Korban meninggal dunia usai dirawat intensif setelah duel maut dengan salah satu siswa SMP Negeri di Kota Lubuklinggau berinisial Ae (14), warga Jalan Depati Said, RT 07, Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau.

Duel maut tersebut diduga dipicu gara-gara main futsal. Pelaku langsung diamankan jajaran Sat Reskrim saat berada di sekolah, Jumat (12/8/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.

Tersangka diamankan sesuai dengan LP/B -175/VlIl/2022/SPKT/Polres Lubuklinggau/Polda Sumsel, tanggal 12 Agustus 2022.

Peristiwa duel maut itu terjadi pada Kamis (4/8/2022) di halaman parkir SMP Negeri 7 Kota Lubuklinggau RT 06, Kelurahan Lubuk Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau.

Berawal saat korban (Utama Riski Aditia) kalah dalam bermain futsal di sekolah pelaku yaitu SMP Negeri 7 Kota Lubuklinggau, Minggu (24/7/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pelaku AE dan barang bukti

Setelah selesai bertanding pelaku berkata kepada korban. “Besok main lagi,“ dijawab korban “Yoh ..awak main bodoh skill dibantu kawan,” pelaku jawab “Yoh kau tulah yang paling pro“ Setelah itu pelaku pulang ke rumah.

Keesokan harinya Kamis (4/8/2022) sekitar pukul 16.20 WIB saat pelaku hendak pulang sekolah saat di parkiran pelaku melihat korban sudah menunggu.

Saat pelaku hendak menuju sepeda motornya yang sedang diparkirkan, korban langsung mendekati pelaku yang mana saat itu, korban sudah tidak menggunakan alas kaki dan melepas kalungnya serta menggulung celana panjangnya.

Setelah mendekati pelaku korban berkata “Sini lah kalo nak belago“ tiba-tiba korban langsung memukul kepala pelaku menggunakan tangan kanannya sebanyak satu kali.

Saat itu pelaku langsung membalas memukul korban sebanyak satu kali. Lalu antara pelaku dan korban terlibat saling pukul, secara bersamaan korban menendang pelaku hingga pelaku terjatuh.

Saat pelaku berdiri, pelaku langsung memukul kepala bagian samping sebelah kiri di belakang kuping korban menggunakan kunci sepeda motor yang pelaku genggam di tangan kanan sebanyak satu kali.

Saat itu pelaku langsung kaget, dikarenakan kunci motor yang pelaku gunakan untuk memukul korban, lengket dan menembus kepala samping kiri korban, sehingga mengeluarkan darah.

Saat itu korban masih mencoba memukul pelaku sebanyak dua kali, tetapi berhasil pelaku hindari dan saat itu kunci sepeda motor pelaku terjatuh dengan sendiri dari kepala korban.

Setelah kejadian itu, beberapa teman pelaku melerai dan saat itu pelaku langsung pulang ke rumah dan begitu juga korban.

Kemudian pada Jumat (12/8/2022) sekitar pukul 06.30 WIB, pelaku mendapat kabar dari kakak kelasnya jika korban meninggal dunia sekitar pukul 05.00 WIB di salah satu rumah sakit di Palembang.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi, SIK didampingi Kasat Reskrim, AKP M Romi, SH, MH mengatakan setelah mendapatkan info bahwa korban meninggal dunia di rumah sakit Palembang, kemudian dia memerintahkan anggota Reskrim untuk melakukan penjemputan pelaku yang berada di sekolah.

Kemudian pelaku dibawa ke Sat Reskrim Polres Lubuklinggau dengan didampingi pihak guru dan orang tua tepatnya pada Jumat (12/8/2022) sekitar pukul 14.00 WIB untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui perbuatannya telah memukul kepala bagian samping sebelah kiri di belakang kuping korban menggunakan kunci motor yang pelaku genggam di tangan kanan sebanyak satu kali. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.