Indralaya, sumselupdate.com – Ketua Tim Pemenangan Panca Wijaya Akbar Mawardi-Ardhani, Ahmad Wazir Noviadi Mawardi bersama Wakil Bupati Ogan Ilir Incumbent H Ardani mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2024 ke Partai Golkar, Sabtu (4/5/2024).
H Ardhani datang ke kantor DPD Partai Golkar Ogan Ilir bersama Ketua Tim Pemenangan, Ahmad Wazir Noviadi Mawardi.
Ovi panggilan karib AW Noviadi Mawardi mengatakan timnya menepati janji untuk mengembalikan formulir di hari terakhir pendaftaran bakal cabup-cawabup yang dibuka Partai Golkar.
“Alhamdulillah, hari ini mengembalikan formulir ke Partai Golkar. Untuk partai lainnya, tim kami sedang menyusun berkas untuk segera mengembalikan formulir,” kata sang Komando Ovi di kantor DPD Golkar, Indralaya.
Partai-partai lain yang dimaksud Ovi ada enam yakni PDIP, PPP, Hanura, NasDem, PAN dan PKB.
Baca juga : Bupati Ogan Ilir Panca Pantau SPKLU PLN di Rest Area Jalan Tol
Sebelumnya, Ovi bersama Panca-Ardani mengambil formulir pendaftaran di tujuh partai, termasuk Golkar, pada Kamis (2/5/2024) lalu.
Di luar tujuh partai tersebut, Ovi masih menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat dan PKS.
“Kalau Gerindra sifatnya penunjukan tugas. Syukur-syukur kalau Demokrat dan PKS langsung memberi surat tugas, lebih bagus lagi,” jelas Ovi.
Sementara Ketua DPD Partai Golkar Ogan Ilir, H Endang PU Ishak menyambut pengembalian formulir yang selanjutnya akan diserahkan ke DPP Golkar melalui DPD Golkar Sumatera Selatan.
Baca juga : Bupati Panca Ingatkan Masyarakat Waspada Aksi Kejahatan Jalanan di Ogan Ilir
Hingga pendaftaran ditutup, hanya Panca-Ardani yang menyerahkan dan mengembalikan formulir ke Partai Golkar.
“Selain Pak Panca dan Pak Ardani, kalau untuk Partai Golkar kadernya ada tiga orang yang didaftarkan maju. Baik nama internal maupun eksternal partai, kami akan melakukan survei dulu dan menunggu arahan dari pusat,” kata Endang.
Saat ditanya apakah dirinya akan kembali maju sebagai peserta pilkada seperti beberapa tahun lalu, Endang mengatakan tentu sebafau kader golkar apapun yang diperintahkan atau ditugaskan akan dilaksanakan maka dirinya akan menunggu apa petunjuk selanjutnya. (**)











