Diduga Menipu, Aiptu Betmen Di Propamkan ke Polda

Kamis, 8 Desember 2016
Korban Syaiful Anidin memperlihatkan bukti lapor.

Palembang, Sumselupdate.com – Diduga telah melakukan tindak pidana penipuan, membuat Aiptu S alias Betmen, oknum polisi yang bertugas di Polres Muaraenim dilaporkan ke Bidpropam Polda Sumsel oleh Syaiful Anidin (58), Kamis (8/12/2016).

Kepada petugas korban yang merupakan warga Desa I, Gunung Megang Luar, Kelurahan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim ini menuturkan kejadian tersebut berlangsung pada 26 Juli 2014 lalu, di kediaman Arpawi, Kepala Desa Panang Jaya.

Read More

Dimana, Aiptu S meminjam uang kepada korban untuk menebus mobil Kijang Innova tahun 2008 BG 1602 DB yang ia gadaikan kepada Faruck Asmara. Sehingga ia mengalami kerugian sebesar Rp22,5 juta.

“Dia minjam duit kepada saya Rp22,5 juta untuk menebus mobil senilai Rp12 juta. Sisanya alasan Betmen untuk kebutuhan keluarga. Setelah meminjam dan menebus mobil dia menyerahkan mobil kepada saya,” ujarnya.

Dengan alasan, dirinya melanjutkan uang tersebut juta akan dikembalikan dalam satu bulan. Setelah itu juga akan membayar saya sebesar Rp3 juta. “Tetapi sepeser pun sampai sekarang belum pernah dibayarkan,” tuturnya.

Selain itu lanjut dia, pada 23 Februari 2015 Syaiful tiba-tiba mendapat surat dari penyidik Polres Prabumulih untuk datang sebagai saksi dan ternyata diketahui mobil tersebut adalah masih milik leasing dan belum dibayar selama empat bulan.

Selanjutnya Syaiful mendatangi terlapor untuk meminta kejelasan dan korban kembali mendapat ganti dengan mobil Kijang Jantan tahun 1996. Namun lagi-lagi mobil tersebut bukan lah milik Betmen, melainkan milik Kopral Jono.

“Kopral Jono itu datang ke rumah saya dan bilang kalau itu mobilnya yang sudah dipinjam dia,” imbuhnya.

Kelihaian Betmen tak sampai di situ, dia kembali datang ke rumah korban dan memberikan jaminan berupa sepeda motor dinas milik Polres Muaraenim jenis Suzuki Thunder. “Saya akhirnya serahkan motor itu ke Polres dan sekarang dia sudah lulus sarjana ahli golongan untuk perwira.

“Saya bingung kok bisa lulus orang seperti itu? Yang sudah menipu masyarakat naik pangkat sekolah perwira polisi. Saya minta keadilan,” terangnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Cahyo Budi mengatakan pihaknya sudah menerima laporan korban dan akan ditindaklanjuti. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts