Baturaja, Sumselupdate.com – Insiden pemukulan oleh pedagang kepada salah seorang anggota Satpol PP Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) saat penertiban di Pasar Atas Baturaja pada Rabu (29/3/2017) dihentikan secara mendadak.
Hal itu dibenarkan Kasat Pol PP Agus Salim, melalui Kabid Trantib Sopyan, saat dikonfirmasi Kamis (30/3/2017).
“Ya, ada anggota kita yang dipukul, sudah kita visum, untuk selanjutnya kita masih menunggu instruksi dari atasan,” singkatnya.
Diketahui, aksi pemukulan dilakukan oleh salah seorang pedagang buah yang enggan ditertibkan. Akibatnya, salah seorang Anggota Pol PP, Yanuariansyah (28), mengalami luka lebam dan bengkak pada tangan kanan akibat dihantam kayu oleh pedagang buah yang diketahui bernama Eka.
Insiden pemukulan ini dituturkan Indra, anggota Pol PP lainnya, bermula ketika Yanuar dan anggota lainnya meminta kepada pedagang tersebut untuk melepas terpal di depan kiosnya.
“Kami sempat menanyakan. terpal ini milik siapa namun dijawabnya tidak tahu, kita kemudian meminta dia (pedagang buah-red) melepas sendiri jika itu punyanya. Tapi tidak digubris, saat hendak kita lepas, ibu ini malah marah dan memukul Yanuar. Beruntung Yanuar bisa menangkisnya dan tangannya bengkak” tutur Indra.
Masih kata Indra, tak hanya Yanuar, dua anggota Sat Pol PP dan satu petugas pasar lainnya yakni Adri, Imam dan Topan juga dilempari kayu oleh pelaku, “Kami ini menjalankan tugas sesuai instruksi Pak Bupati beberapa hari yang lalu, namun pedagang ini malah membandel,” tukasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten OKU melalui Sat Pol PP OKU telah memberikan himbauan dan peringatan kepada pedagang di kawasan Pasar Pucuk (Atas-red) untuk tidak menggelar dagangan di jalan Warsito dan pindah ke tempat yang telah ditentukan. Kemudian, Rabu pagi (29/3/2027), gabungan anggota Sat Pol PP bersama Petugas Dishub OKU melakukan penertiban pedagang di kawasan tersebut.
“Hari ini lakukan penertiban secara total, berhubung hari ini kabarnya akan ada penilaian adipura kita hanya menata dan merapikan saja, dan meminta para pedagang untuk tidak memasang atap terpal menyebrang jalan sehingga terkesan kumuh,” kata Kasat Pol PP Agus Salim melalui Kabid Trantib Sopyan.
Sementara itu Sekda OKU, Marwan Sobrie, didampingi Asisten I setda OKU Mirdaili, SSTP, MSi, beserta Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang melakukan pengawasan pasar merasa terkejut dengan insiden pemukulan tersebut. Sebab, selama ini Pol PP OKU selalu kondusif dalam melakukan penertiban. Untuk itu, ia meminta agar hal ini ditindaklanjuti secara tegas.
“Tindak dengan tegas, lanjutkan kasus ini, jangan mau damai lama-lama kita bisa dianggap remeh, tindak sesuai aturan, itu sampai bengkak tangannya” ujar sekda sembari meninggalkan pasar. (Wid)











