Palembang, Sumselupdate.com – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Palembang memastikan kesiapannya untuk melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan dilaksanakan pada 3-6 April 2017 mendatang secara keseluruhan sudah siap untuk dilaksanakan sesuai jadwal.
Kepala Sekolah SMKN 3 Palembang, Hj Hernawati, MM, Kamis (30/3/2017) mengatakan, kesiapan fasilitas yang akan digunakan sebagai penunjang UNBK tahun 2017 sudah siap digelar, sebab dalam 2 kali simulasi tidak ditemukan permasalahan yang serius.
“Koneksi internet, listrik dan unit komputer juga sudah siap pakai,kami hanya terus memberikan pelatihan kepada siswa sebagai persiapan untuk ujian,” ucap Hernawati.
Menurutnya, SMKN 3 Palembang menyediakan 188 unit komputer yang akan digunakan oleh para siswa untuk melaksanakan UNBK.
“Kita tinggal menyiapkan fasilitas listriknya saja. Meskipun pihak Diknas provinsi sudah memberikan surat kepada PLN agar tidak terjadi pemadaman, kami tetap akan menyediakan genset guna mengantisipasi jika terjadi pemadaman listrik,” jelasnya.
Hernawati mengimbau setiap pelajar sebaiknya mempersiapkan diri baik mental ataupun fisik mengingat cuaca yang kurang baik tengah melanda Palembang, khusunya Sumsel dikhawatirkan akan mengganggu kesehatan pelajar.
“Banyak berlatih, disiplin waktu karena memang dalam pelaksanaannya akan berpacu dengan waktu,” pungkasnya.
Menghadapi UNBK tahun ini, pihaknya kembali menargetkan bisa mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendidikan.
“Tahun kemarin dapat predikat kejujuran sebagai sekolah pelaksana UNBK. Tahun ini kita pasang target yang sama, apalagi kita selalu laksanakan Try Out (TO), dan simulasi ujian memakai komputer pada ujian semester gazal,” tegasnya.
Senada dengan Hernawati, Wakil Kepala Sekolah SMKN 3 Bidang Kurikulum, Heri Yulian memastikan jika pelaksanaan UNBK tahun ini akan berjalan lancar.
“Untuk fasilitas internet, kita sudah menambah bandwith dari 3 Mbps menjadi 5 Mbps. Selama TO dan uji coba lancar dan aman,” singkatnya.
Sementara itu, seperti diketahui pada hari ini (kamis-red) sebanyak 1.180 koli soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA mulai diditribusikan ke 17 kabupaten/kota oleh dinas Pendidikan Sumsel, namun untuk jumlah tahun ini ada penurunan jika dibandingkan tahun lalu.
Hal itu karena sebagian pelaksanan ujian sudah beralih ke sistem dan hanya tinggal beberapa sekolah yang masih menggunakan kertas ujian. (adi)











