Palembang,Sumselupdate.com – Diduga dendam lama, membuat Mulyadi alias Nadi (46), warga kawasan Lettu Karim Kadir, Lorong Harapan, RT 11 RW 03, Kecamatan Gandus, Palembang, meregang nyawa dengan delapan tusukan di sekujur tubuh hingga usus terburai. Korban Mulyadi dihabisi oleh tetangganya sendiri bernama Sangkut (26).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian pembantaian ini berawal pada hari Minggu (8/1/2017) malam, di mana saat korban Nadi sedang menaiki tangga rumahnya.
Tanpa banyak bicara, tiba-tiba pelaku menghampiri korban dari belakang dan langsung menyabetkan sajam jenis pisau ke arah perut sebelah kanan korban.
Meski korban langsung melompat ke bawah tangga rumahnya untuk menyelamatkan diri sambil berteriak minta tolong, namun pelaku masih terus mengejar korban sembari menusukkan senjata tajam ke arah kaki korban secara berulang ulang, sehingga korban tidak berdaya.

Melihat korban terkapar mandi darah, pelaku dengan santai meninggalkan tempat kejadian perkara. Korban sempat dilarikan warga ke Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Khodijah. Namun parahnya luka yang dialaminya, korban akhirnya mengembuskan napas terakhir saat ditangani pihak medis.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengaku sedang melakukan penyelidikan motif pelaku menghabisi korban. Saat ini tersangka Sangkut dalam pengejaran aparat.
“Untuk barang bukti, kita mengamankan sandal korban, pisau dan sampel darah korban,” ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede. (tra)











