PALI, Sumselupdate.com – Tiga partai politik (parpol) yang belum mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) PALI akhirnya mendatangi KPUD dua jam sebelum masa pendaftaran berakhir.
Selain itu, dari 16 parpol yang mendaftar, sedikitnya ada empat parpol yang tidak memenuhi kuota bakal calon legislatif, yakni 25 bacaleg dari tiga daerah pemilihan (dapil) yang ada di Kabupaten PALI.
Tiga parpol tersebut yakni, Partai Solidaritas Indonesia (PSI), PKPI dan Partai Berkarya serta Partai Garuda. Untuk PSI hanya mendaftarkan empat orang bacaleg di dua dapil, yaitu dua orang bacaleg di dapil 1 dan dua bacaleg di dapil 2. Sementara untuk dapil 3, PSI tidak mendaftarkan bacalegnya.
Sementara itu, untuk PKPI hanya mendaftarkan tiga orang bacalegnya yang kesemuanya di dapil 3. Sementara untuk dapil 1 dan dapil 2, partai yang ketua umumnya Hendro Priono itu tidak mendaftarkan bacalegnya.
Lain lagi dengan Partai Berkarya, untuk ketiga dapil semuanya ada bacaleg, hanya saja 25 bacaleg yang mana sesuai dengan kebutuhan anggota DPRD PALI tidak diisi semuanya.
Ketua KPUD PALI H. Hasyim, SE melalui Komisioner Divisi Teknis Avintri Sandi menerangkan bahwa pihaknya menerima pendaftaran empat parpol di dua jam terakhir.
Mulai dari Partai Berkarya sekitar pukul 22.00 disusul Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sekitar pukul 23.00. Sementara PSI sekitar pukul 23.50, bersamaan dengan PKPI. “Namun, untuk PKPI sebenarnya sore sudah mendaftar, hanya saja baru mengantar berkas bacaleg 10 menit terakhir,” ungkapnya.
Terkait kuota Bacaleg yang tidak dipenuhi parpol, sambung Avintri, hal itu tidak jadi masalah, sepanjang atas syarat keterwakilan perempuannya sesuai dengan PKPI yakni minimal 30 persen.
“Boleh-boleh saja jika memang tidak memenuhi kuota sebagaimana mestinya. Asalkan keterwakilan perempuan minimal 30 persen,” ujarnya.
Untuk saat ini, pihaknya tengah melakukan verifikasi administrasi terhadap berkas bacaleg yang sudah masuk ke KPUD PALI. “Soal berkas parpol yang lengkap atau tidak, kita tunggu saja hasilnya setelah verifikasi administrasi selesai,” tutupnya. (adj)











