Desa Perangai Kabupaten Lahat Bakal Dijadikan Penghasil Tembakau Berkualitas Tinggi  

Sabtu, 26 Maret 2022
Warga Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat tengah memanen tembakau.

Laporan: A Putra

Lahat, Sumselupdate.com – Kendati sempat terseok-seok produksi tembakau yang dihasilkan di Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Merapi Selatan.

Read More

Kini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat melalui Dinas Perkebunan akan menjadikan kawasan Perangai sebagai daerah penghasil tembakau kualitas tinggi.

Camat Merapi Selatan, Ahmad Hadi Wijaya, SE membenarkan, saat ini jumlah petani tembakau tinggal segelintir, hanya ada di Desa Tanjung Beringin.

Kesulitannya bukan hanya masalah penjualan, juga karena masa panen tembakau yang hanya satu kali per tahun. Ditambah tembakau hanya bisa hidup di dataran tinggi atau di atas bukit.

“Tembakau ini tanaman musiman, hanya bisa saat musim panas,” katanya, Sabtu (26/3/2022).

Sebagai salah satu warisan budaya, Hadi Wijaya menerangkan, masih rutin memantau petani tembakau, dan menampung keluhan serta mencari solusi agar tembakau perangai tetap dilestarikan.

“Tembakau di sini tidak kalah soal citra rasanya, hanya saja, tinggal mencari bapak asuh yang mau membeli hasil petani,” tukasnya.

Sementara itu, Muhammad (45) salah satu petani tembakau mengatakan, sangat susah untuk memasarkan hasil tanaman tembakau.

“Jaman penjajahan Jepang, di Desa Tanjung Beringin memang banyak petani tembakau, cuma itulah pemasarannya agak susah,” jelasnya.

Biasanya, sambung dia, tembakau yang telah diproses dijual dengan cara ketengan (eceran).

“Banyak warga atau petani menjualnya, per tebek/buah kisaran Rp3.000-Rp 5.000 per kilogramnya,” tukas Muhammad.

Terpisah, Kepala Dinas Perkebunan Lahat, Vivi Anggraini, SSTP, Msi menerangkan, pihaknya merencanakan akan menanam tumbuhan tembakau kualitas tinggi di atas lahan seluas kurang lebih tujuh hektar tepatnya di di Desa Perangai, Kecamatan Merapi Selatan.

“Kita bersama tim telah memberikan arahan kepada petani tembakau di Perangai,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, sebelumnya, di Desa Perangai terkenal kawasan lahan tembakau. Akan tetapi, sempat terbengkalai. Kini akan dihidupkan kembali.

“Oleh karena itulah, daerah tersebut sangat cocok dengan tanaman tembakau kualitas tinggi, dipasok kepada pihak ketiga yang telah bekerja sama dengan Pemkab Lahat,” tegas Vivi. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts