Palembang, Sumselupdate.com
Walikota Palembang H Harnojoyo bergerak cepat usai menerima laporan dari salah satu warga dalam akun instagramnya yang menginformasikan ada tumpukan sampah yang berserakan di dekat pemukiman warga.
Bersama jajarannya di Kelurahan 13 Ulu Kecamatan Seberang Ulu (SU) II Palembang, Harnojoyo langsung mengecek sekaligus menginstruksikan untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut, Rabu (10/2).
Pantauan Sumselupdate.com di lokasi, tumpukan sampah tersebut berserakan di kiri-kanan jalan yang biasa dilintasi oleh warga sekitar.
“Kalau laporan dari camat dan lurah, gunungan sampah ini sudah ada sejak lama dan terkesan dibiarkan begitu saja. Jadi jangan sampai kita kecolongan seperti ini. Harus cepat ditindaklanjuti. Bagi camat dan lurah ajaklah semua warganya untuk memperhatikan lingkungan sekitar agar tetap bersih dari sampah sekecil mungkin,” kata Harno.
Harnojoyo menambahkan dibutuhkan keseriusan dari berbagai pihak jika menginginkan Kota Palembang bersih dari sampah. Hingga saat ini, dirinya tidak membantah bahwa masih ditemukan sampah di pusat kota, padahal pada 2018 bakal menjadi tuan rumah Asian Games ke-18.
“Warga juga harus digerakkan, jika hanya mengharapkan petugas, tentunya tidak bisa. Jumlahnya sangat terbatas, begitu pula dengan armadanya. Camat dan lurah pun harus rajin mengerahkan petugasnya untuk menyisir kawasannya agar tidak ada lagi warga yang buang sampah sembarangan,” ujarnya.
Oleh karena itu, salah satu cara untuk menstimulus masyarakat agar peduli dengan kebersihan lingkungan dengan menggencarkan program gotong royong di setiap kelurahan pada akhir pekan.
“Kepada pemilik tanah seharusnya menjaga lahannya jangan sampai dibiarkan seperti ini. Dalam waktu dekat sampah-sampah ini akan kita timbun dengan alat berat kemudian akan kita kasih pagar,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah 13 Ulu Arya Andriana mengaku, kawasan ini sudah sering diperingatkan agar jangan membuang sampah sembarangan. Pihaknya juga sudah memasang tulisan dengan kalimat larangan.
“Terkadang kita sudah maksimal mengingatkan warga, tapi masih saja bandel. Terkadang ada juga warga kelurahan lain yang sengaja datang ke sini untuk membuang sampahnya pada malam hari dan pagi hari. Kita pun terbatas dan tidak sepenuhnya mengintai daerah ini saja,” keluhnya.
Untuk itu, pihaknya berencana meminta tambahan bak sampah agar warga yang ingin membuang sampah ada tempatnya dan tidak lagi sembarangan.
Ketika disinggung diamnya pihak kelurahan karena tidak pernah menindaklanjuti laporan warga, Arya membantah kalau pihaknya sudah sering mengingatkan warga.
“Yang punya tanah pun tidak berada di Palembang. Awalnya kita juga belum berani memagari lokasi ini. Namun sekarang Pemkot akan segera memagarnya kami merasa terima kasih dan akan maksimal lagi menjaga kebersihan lingkungan masyarakat,” pungkasnya. (fzn)











