Dampak Mengerikan Jika Kamu Terlalu Banyak Mengonsumsi Kencur

Writer: - Kamis, 17 April 2025
Ilustrasi dampak terlalu banyak mengonsumsi kencur. (Foto; Sumselupdate.com/Media Mahasiswa Indonesia).

Ketiga, kerusakan hati. Penelitian Balitbangkes tahun 2021 menemukan kasus peningkatan enzim hati pada tikus yang diberi ekstrak kencur dosis tinggi selama 30 hari. Keempat, reaksi alergi seperti gatal dan ruam. Data dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya mencatat 12 kasus alergi kencur dalam kurun 2 tahun terakhir.

Kelima, interaksi dengan obat kimia. Pakar dari Institut Pertanian Bogor (IPB) memperingatkan bahwa kencur dapat mengurangi efektivitas obat antikoagulan. Keenam, risiko keguguran pada ibu hamil. Meski belum ada penelitian spesifik pada manusia, uji pada hewan menunjukkan kencur merangsang kontraksi rahim. Ketujuh, gangguan elektrolit. Kandungan diuretik alaminya berpotensi menyebabkan dehidrasi jika dikonsumsi berlebihan.

  1. Riset Universitas Gadjah Mada
    Tim peneliti UGM merekomendasikan maksimal 3-5 gram kencur segar atau 1-2 gram bubuk per hari untuk orang dewasa. Angka ini setara dengan 1-2 ruas jari kencur mentah. Jika Kamu mengonsumsinya sebagai jamu, batasi hingga 150 ml sehari. Namun, kebutuhan ini bisa berbeda berdasarkan usia, berat badan, dan kondisi kesehatan spesifik.
  2. Cara Bijak Menggunakan Kencur agar Terhindar dari Efek Negatif
    Tak perlu menghindari kencur sepenuhnya, asal Kamu tahu trik mengolahnya. Pertama, selalu campurkan dengan bahan lain seperti madu atau jahe untuk menetralisir senyawa aktifnya. Kedua, hindari mengonsumsi kencur mentah lebih dari 7 hari berturut-turut. Ketiga, rebus atau sangrai sebelum dikonsumsi untuk mengurangi efek panas di lambung. Terakhir, konsultasi dengan herbalis bersertifikasi jika Kamu memiliki riwayat penyakit kronis.
  3. Herbal Lain yang Aman Dikombinasikan dengan Kencur untuk Kesehatan
    Agar manfaat kencur tetap optimal tanpa risiko berlebihan, coba padukan dengan rempah lain. Kunyit, misalnya, bisa melindungi lambung berkat kandungan kurkuminnya. Temulawak juga efektif menetralisir efek diuretik kencur. Menurut ahli dari Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian, kombinasi kencur, jahe, dan serai dalam perbandingan 1:1:1 menciptakan minuman detoks yang aman untuk liver.

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts