Dahlan Tidak Asing Dengan OKU, Sebut Kakak Iparnya Suka Bawa Sajam

Jumat, 22 Januari 2016
Dahlan Iskan saat memberikan kuliah Umum di Universitas Baturaja OKU

Baturaja, Sumselupdate.com – Mantan menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengisi kuliah umum di Universitas Baturaja (Unbara), pada kesempatan itu pria akrab disapa Dahlan ini menyebutkan jika dirinya sangat tidak asing dengan kabupaten OKU, bahkan dirinya berucap orang OKU terkenal dengan sifat keras dan sering membawa senjata tajam (sajam red).

Hal itu ia pahami, lantaran kakak iparnya berasal asli dari OKU, nah hal itulah yang mendasari dirinya memahami hingga ke watak dan adat istiadat masyarakat sebimbing sekundang yang menurutnya sangat menarik.

“Kakak ipar saya orang OKU, jadi Saya tidak asing dengan orang OKU,  bahkan wataknya dan adatnya saya pahami, sampai tidur pun bawak sajam itu kakak ipar saya”ucapnya saat memulai kuliah umum di Unbara, kemarin (22/1) yang dihadiri ribuan mahasiswa unbara, dan disambut tawa oleh para mahasiswa.

Namun, Dahlan memuji kegigihan masyarakat OKU yang dia kenal salah satunya kakak iparnya yang sangat bisa dibanggakan. “Itu dulu sering bawa sajam, tapi sekarang semua berubah”ucapnya.

Selain itu diungkapkanya, semasa dirinya masih menjabat menteri BUMN sempat juga berkunjung ke kota Baturaja diantaranya mengatasi masalah kelistrikan dan membantu PT Semen Baturaja (PTSB) untuk membuka pabrik baru. “Saya pernah menyelesaikan masalah listrik dan membantu pengembangan pabrik semen. Tapi saya tidak tau sekarang apakah masih berlanjut. Saya harap itu tetapo dilaksanakan”tuturnya.

Dahlan yang mengisi kuliah Umum dengan mengambil tema Peningkatan Motivasi dan Pengembangan Wawasan Enterpreneur itu, tak lupa juga memberi pujian terhadap ratusan mahasiswa dan kampus unbara yang mana kata dia cukup besar serta memiliki jumlah mahasiswa yang banyak dengan 12 prodinya.

Dikesempatan itu, terpantau juga Dahlan memberi kiat-kiat membangun jiwa Enterpreneur kepada mahasiswa dan menceritakan cara dirinya mengembangak perusahaan media Jawa Pos selama ini. (agu)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts