Cinta Lingkungan, KPLTE Dibantu Unit Rescue PT Bukit Asam Bersihkan Sampah di Sungai Enim

Sabtu, 29 Juli 2017
Komunitas Pecinta Lingkungan Kota Tanjungenim (KPLTE) dibantu oleh Unit Rescue PT Bukit Asam membersihkan tumpukkan sampah di aliran Sungai Enim, Jumat (28/7/2017).

Muaraenim, Sumselupdate.com – Komunitas Pecinta Lingkungan Kota Tanjungenim (KPLTE) dibantu oleh Unit Rescue PT Bukit Asam membersihkan tumpukkan sampah di aliran Sungai Enim, Jumat (28/7/2017).

Ketua KPLTE, Rima Lestiya kepada Sumselupdate.com mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka mewujudkan Kota Tanjungenim sebagai kota wisata.

Read More

“Kita juga mengajakan para pemuda-pemudi di Tanjungenim sadar akan kebersihan lingkungan,” ujar Rima.

 

Komunitas Pecinta Lingkungan Kota Tanjungenim (KPLTE) dibantu oleh Unit Rescue PT Bukit Asam membersihkan tumpukkan sampah di aliran Sungai Enim, Jumat (28/7/2017).

 

Selain melakukan pembersihan sungai, lanjut Rima, KPLTE juga melakukan penebaran benih ikan serta menanam pohon di wilayah Kota Tanjungenim.

“Semoga dengan kegiatan yang kita lakukan masyarakat Tanjungenim jadi lebih sadar akan pentingnya kebersihan sungai. Jadi tolong jangan buang sampah sembarangan,” tegas Rima.

Sementara itu, Ketua KNPI Muaraenim Adriansyah yang saat itu turut membantu memberihkan sungai, mengapresiasi kegitan yang dilakukan KPLTE.

Menjaga kebersihan lingkungan, kata Andri merupakan tanggung jawab bersama.  Untuk itu, dirinya berharap, kegitan tersebut bisa dicontoh masyarakat lainnya.

 

Komunitas Pecinta Lingkungan Kota Tanjungenim (KPLTE) dibantu oleh Unit Rescue PT Bukit Asam membersihkan tumpukkan sampah di aliran Sungai Enim, Jumat (28/7/2017).

 

“Ini merupakan awal kesadaran pemuda. Kita tahu, air bersih sangat penting. Untuk itu saya mengimbau pemuda dan masyarakat lain untuk bergiat membersihkan Sungai Enim,” cetus Adriansyah.

Disinggung mengenai pencanangan Tanjungenim sebagai kota wisata, Adri menilai jika hal tersebut secara teoritis sangat bagus, tapi sulit diwujudkan. Hal itu menurutnya, karena ada banyak hal yang harus dipersiapkan, baik dari SDM, masyarakat dan infrastruktur.

“Tapi kita harus positif thinking. Mudah-mudahan program tersebut bisa terwujud,” pungkas Adri. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts