Cegah Karhutla, Ogan Ilir Kelola Lahan Jadi Sawah

Selasa, 7 Januari 2020
Gubernur Sumsel menghadiri HUT Ogan Ilir.

Indralaya, Sumselupdate.com – Menghadiri HUT ke-16 Kabupaten Ogan Ilir, Gubernur Sumsel H Herman Deru mengapresiasi program-program yang sudah direalisasikan oleh pemerintah setempat. Terlebih, saat ini Ogan Ilir berencana melakukan transformasi pertanian dari konvensional menjadi modern.

“Saya bangga dengan program pro tani ini. Transformasi ini diharapkan bukan hanya peralatan pertanian yang menjadi modern, tapi pola pikir juga harus diubah sehingga petani lebih memiliki jiwa entrepreuner,” kata Herman Deru di Ruang Sidang DPRD Ogan Ilir, Selasa (7/1/2020).

Read More

Oleh sebab itu, dirinya menegaskan akan mendukung penuh transformasi pertanian tersebut. Sebab, selain memanfaatkan lahan yang rentan terbakar, transformasi pertanian tersebut juga dilakukan untuk mensejahterakan kehidupan para petani.

“Jadi transformasi pertanian ini akan memanfaatkan lahan yang rentan karhutla sehingga lahan tersebut menjadi produktif. Tentu kami akan mendukung pol-polan, bila perlu akan kami laporkan ke kementerian,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Deru, transformasi pertanian itu untuk mendukung rencana pemerintah pusat melalui Menteri Pertanian yang menunjuk Sumsel menjadi provinsi pengekspor beras nasional. “Sumsel memang dinobatkan sebagai lumbung pangan nasional. Meski beberapa tahun lalu sempat mengalami penurunan, namun sekarang kembali meningkat,” ucapnya.

“Peningkatan produksi itulah yang membuat Menteri Pertanian menunjuk Sumsel sebagai daerah pengekspor beras nasional. Apalagi transformasi pertanian ini sudah dicanangkan, tentu produksi beras kita jauh meningkat,” terangnya.

Selain pertanian, Gubernur juga meminta agar Pemkab Ogan Ilir mengembangkan potensi yang ada di Ogan Ilir, seperti usaha ikan asap (salai), kerupuk, emas dan perak. “Masih banyak potensi yang harus dikembangkan lagi. Tugas Kabupaten Ogan Ilir ini berat. Sebab, Ogan Ilir merupakan Kabupaten penyangga ibukota Palembang,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir HM Ilyas Panji Alam mengatakan, jika transformasi pertanian di Ogan Ilir ini akan terwujud dalam dua tahun kedepan. “Selain mencegah karhutla, transformasi pertanian ini juga upaya untuk mensejahterakan petani,” tutur Ilyas.

Dia juga mengklaim, hasil panen juga akan meningkat jika hal itu sudah dicanangkan. Bahkan dalam satu tahun, petani ditargetkan bisa panen sebanyak tiga kali. “Itu bukan hal yang mustahil dan memang tujuan kita seperti itu,” sebutnya. (rel)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts