Bupati Sambut Giwang Sumsel Masuk PALI

Foto bersama.

PALI, Sumselupdate.com Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menjalin kesepakatan kerjasama dengan Provinsi Sumatera Selatan, tentang pemanfaatan Aplikasi Genta Informatif Wisata Andalan yang Nyaman dan Gempita (Giwang) Sumsel.

Nota kesepahaman pemanfaatan aplikasi Giwang Sumsel ini ditandatangani langsung oleh Bupati PALI, H. Heri Amalindo, dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal, disaksikan oleh Wabup PALI, H. Soemarjono, Pj. Sekda PALI, Kartika Yanti, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten PALI, Drs Effendi, serta sejumlah pegiat wisata di Bumi Serepat Serasan, bertempat di Ruang Rapat Pemkab PALI, Jumat (5/11/2021).

Read More

Aplikasi Giwang Sumsel, merupakan media untuk penyebaran informasi terkait potensi budaya dan wisata yang ada di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten PALI, sehingga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, yang nantinya diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat wilayah tersebut.

Bupati PALI, Heri Amalindo menyambut baik kerjasama tersebut. Dikatakannya, Kabupaten PALI, memiliki potensi budaya dan kearifan lokal serta memiliki sumber daya alam yang unik.

“Kabupaten PALI terdiri dari lima Kecamatan enam Kelurahan serta 65 Desa, tentu Kabupaten PALI, memiliki kekayaan alam. Apalagi ada Candi Bumi Ayu, yang menjadi tempat berwisata andalan di Bumi Serepat Serasan,” ungkapnya.

“Kami sangat meyambuat baik dengan adanya Aplikasi Giwang ini, Kami kira aplikasi Giwang sebetulnya yang sangat dibutuhkan daerah. Tentu dengan adanya Aplikasi Giwang ini Kabupaten PALI untuk mudah dikenal dan di akses. Karena Kami sudah punya Candi Bumi Ayu dan makan khas seperti Segarurung yang menjadi kebanggaan masyarakat PALI,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Disbudpar Sumsel, Aufa Syahrizal mengatakan, Aplikasi Giwang yang di launching Gubernur Sumsel H Herman Deru, pada 19 Juni 2021 lalu tersebut sudah diakui Kementerian Pariwisata.

“Sumsel ini memiliki potensi wisata yang cantik yang perlu kita informasi sehingga mereka (wisatawan) datang khususnya ke Kabupaten PALI. Dengan adanya Aplikasi Giwang pasti berdampak pada peningkatan ekonomi kerakyatan, seperti hotel, kuliner, hingga UMKM. Jadi semuanya bisa kita ekspose, semua bisa kita informasikan melalui Aplikasi Giwang,” terangnya.

Lanjut Aufa, sebelumnya sudah dilakukan pelatihan kepada dua orang untuk mengupdate aplikasi Giwang, untuk setiap Kabupaten kota yang ada di Sumsel

“Tugasnya untuk mengupdate bukan hanya pariwisata, melainkan semua potensi yang ada di kabupaten termasuk UMKM, perkebunan, juga event-event yang akan dilaksanakan, termasuk berita kegiatan Pemerintah Kabupaten PALI,” sambungnya.

Masih kata Aufa dengan telah di Launching Aplikasi Giwang ini dan hari ini Kabupaten PALI, yang terakhir kita lakukan MOU terkait Aplikasi Giwang, dan Alhamdulillah disambut baik oleh Bupati PALI.

Alhamdulillah, dengan adanya Aplikasi Giwang ini, daya beli dan wisatawan naik senipikan hingga mencapai 40 persen peningkatannya apa lagi saat hari hari weekend hapir semua hotel di Palembang penuh, yang belaja juga lebih banyak,” pungkasnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten PALI, Drs Efendi menyampaikan bahwa aplikasi Giwang Sumsel dikolaborasikan dengan daerah, apalagi sebelumnya sudah dilakukan pelatihan bagi dua orang untuk menjadi Operator Aplikasi Giwang.

“Kami berharap dengan adanya Aplikasi Giwang ini bisa melonjaknya Wisatawan mengunjungi Bumi Serepat Serasan untuk melihat secara langsung potensi alam yang ada di kabupaten PALI,” tutupnya. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.