Bupati Muratara: PNS Harus Melayani Masyarakat Dengan Maksimal

Suasana Pelantikan CPNS Muratara

Muratara, Sumselupdate.com – Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat melantik sebanyak 284 orang CPNS dari formasi umum dan K2. Pelantikan dan pengambilan sumpah CPNS tersebut digelar di Gedung Paripurna, DPRD Muratara berlangsung khidmat, Selasa (2/8).

Dalam sambutannya, Bupati menyebutkan ‎bahwa bagi yang telah diambil sumpah berdasarkan undang-undang yang berlaku bahwa telah sah sepenuhnya menjadi PNS.

Bacaan Lainnya

“Jadi, gaji sudah 100 persen, tidak capek kan berdiri lama-lama dalam pelantikan ini, karena hal yang selama ini ditunggu-tunggu datang juga,” candanya.

Setelah ini, lanjut Bupati, telah dapat dipertimbangkan untuk naik pangkat dan jabatan secara berkala. Ia meminta kepada para PNS yang baru diambil sumpah untuk menjaga karir sebagai abdi negara dan harus melayani masyarakat dengan maksimal.

“Kita adalah pelayan masyarakat, di tengah jalan silahkan berkarir sebaik-baiknya, sesuai ketentuan dan dengan ilmu yang ada. Kalau baik, jabatan sudah menunggu,” pintanya.

‎Syarif menjelaskan, bahwa kedudukan dan peranan Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah penting dalam mencapai tujuan nasional dan dalam rangka melaksanakan program pembangunan.

“Untuk melaksanakan penyempurnaah tugas pemerintah, pelaksanaan pembangunan serta pelayanan masyarakat sangat tergantung pada kesempurnaan aparatur negara, khususnya PNS dalam melaksanakan tugasnya,” tuturnya lagi.

Sementara itu, Plh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Burdani Akil melalui Kabid Penempatan dan Mutasi Pegawai Hermanto mengatakan bahwa dengan telah dilantik menjadi pegawai 100 persen agar lebih disiplin lagi dalam menjalankan tugas.

‎”Kami berharap supaya mereka lebih disiplin, kemudian mengembangkan karir lebih baik lagi dan bersama-sama membangun Muratara,” harapnya.

Disebutkan Hermanto, pada pelantikan tersebut ada delapan CPNS yang datang telat dan empat orang yang tidak hadir dalam pengambiln sumpah tersebut. Sementara yang jumlah seluruhya dilantik ada sebanyak ‎96 orang dari golongan II dan 187 dari golongan III. 

“Semuanya ada 12 orang (indisipliner-red). Nanti akan kita surati ke Inspektorat apakah diberikan hukuman ringan, sedang dan berat, agar mereka lebih menghargai apa itu disiplin,” bebernya. (Ain)
Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.