Bupati Muba dan Rektor Universitas PGRI Palembang Teken MoU Terkait Peningkatan Kualitas Guru

Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi menerima cindera mata dari Bupati Muba H Dodi Alex Noerdin dalam peringatan HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional 2018 di Opera Room Pemkab Muba di Sekayu, Jumat (30/11/2018).

Sekayu, Sumselupdate.com – Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin dan Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU).

Penandatangan MoU ini di sela peringatan HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2018 di Kabupaten Musi Banyuasin.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dipusatkan di Opera Room Pemkab Muba di Sekayu, dihadiri Ketua DPRD Muba, Sekda Muba, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Muba, kepala OPD, Ketua PGRI Muba beserta anggota, dan para guru yang mengabdi di Muba.

Sementara pada kesempatan penandatanganan MoU tersebut Rektor Universitas PGRI Palembang didampingi Prof Dr Ratu Wardarita, MPd (Ketua UPT Business Science Center), Adiguna, ST, MSi ( Dekan FT), Sumantriyadi, SP, MSi (Plt Dekan Perikanan).

Turut hadir Dr Sriwahyu Indrawati, MPd (Ka UPT Perpustakaan),  Dr Mulyadi, MA (Kabag Humas, Protokol, Promosi, dan Kerjasama), dan Amiruddin, MPd (Kasubag. Protokol dan Kerjasama).

Bupati Muba H Dodi Reza Alex mengatakan, MoU dengan Universitas PGRI Palembang salah satunya berisikan peningkatan taraf pendidikan guru di Muba baik ke jenjang Strata Satu (S1) dan Strata Dua (S2).

Menurut Dodi, tidak hanya konsentrasi dengan peningkatan kualitas guru, Pemkab Muba juga memberikan perlindungan bagi guru dengan melakukan MoU bersama organisasi PGRI Muba serta Polres Muba. “Kami ingin profesi guru ini benar-benar mendapatkan perlindungan dan dilindungi,” tuturnya.

Bupati Muba H Dodi Alex Noerdin, Sekda Muba Drs H Apriyadi, Msi, Rektor Universitas PGRI Palembang Dr H Bukman Lian, MM, MSi dalam peringatan HUT ke-73 PGRI dan Hari Guru Nasional 2018 di Opera Room Pemkab Muba di Sekayu, Jumat (30/11/2018).

Komitmen lainnya untuk kesejahteraan guru yang telah dilakukan Pemkab Muba, menurut Dodi, yakni pada APBD 2019 Pemkab Muba telah menganggarkan kenaikan honorarium bagi guru kategori K2 dan GTT.

“Honor guru pada 2019 nanti dinaikkan untuk K2 menjadi Rp1,8 juta dari sebelumnya Rp1 juta dan GTT menjadi Rp1,5 juta dari sebelumnya Rp1 juta, Saya tegaskan, untuk mencapai cita-cita mulai 2019 seluruh guru termasuk guru kategori k2 dan GTT gaji naik menjadi 80%. Kesejahteraan guru harus terus kita tingkatkan, bisa saja nanti gaji guru honorer setara dengan UMR regional, walaupun di daerah lain masih di bawah kita, tapi kita maunya melompat cepat, kita harus lebih,” tutur Bupati Muba Dodi Reza Alex.

Selain itu, Dodi Reza menambahkan, untuk menunjang peningkatan kompetensi dan skill tenaga pendidik/guru, nantinya akan dirancang semacam program pusat belajar guru dengan kolaborasi baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Peringatan hari guru nanti tidak hanya seremonial saja, namun guru nanti akan diukur dari kinerjanya agar terus berupaya peningkatan skill dan mutu terbaik. Selain itu tentunya akan diberikan reward bagi yang nilai grade paling tinggi pada puncak peringan hari guru pada kegiatan tahun selanjutnya,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H.Musni Wijaya, SSos, MSi mengatakan, mulai tahun 2019 mendatang, Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan Muba akan gencar meningkatkan kualitas pendidikan guru.

Menurut dia, setelah memberangkatkan guru dan murid untuk belajar ke Australia, tahun 2019 nanti Bupati Muba Dodi Reza Alex akan menggencarkan guru-guru di Muba untuk meningkatkan taraf pendidikan guru, salah satunya dengan menggandeng Universitas PGRI Palembang.

Bupati Muba H Dodi Alex Noerdin diajak berfoto oleh para guru.

Sementara itu, Ketua PGRI Muba Indra Prasad menyebutkan pihaknya sangat mengapresiasi langkah-langkah program Bupati Muba untuk mensejahterahkan dan melindungi profesi guru di Muba.

“Banyak program kesejahteraan guru yang sudah direalisasikan oleh Pak Bupati. PGRI akan terus berdampingan dengan Pemkab Muba untuk terus memperhatikan nasib guru terutama terkait kesejahteraan,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pemkab Muba memberikan penghargaan kepada guru yang menjuarai lomba yang langsung diserahkan oleh Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin kepada penulisan artikel pembelajaran tingkat Nasional Rojaki Abdillah SPd yang merupakan guru di SMAN 2 Unggul Sekayu, berupa uang pembinaan sebesar Rp5 juta.

Kemudian pemberian santunan kepada guru purnabakti, Rayu Nurlila, guru SD Negeri 2 Sukarami dan (almarhum) Tegoh Puji Toyo, SPd, pengawas SMP. (est)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.