BPH Migas Ingin PPNS-nya Miliki Senjata Api, Komisi V: Belum Ada Urgensi

Minggu, 4 Oktober 2020
BPH Migas

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno menilai penyidik PNS BPH Migas tidak perlu memegang senjata api (senpi). Menurut Eddy, belum ada alasan penting yang membuat PNS BPH Migas dibekali senpi.

“Saya belum tahu latar belakang dari kebutuhan PNS BPH Migas yang akan dilengkapi dengan senjata. Karena menurut saya, meskipun BPH Migas memegang posisi strategis, dalam mengatur dan menetapkan, infrastruktur, harga, pengaturan kegiatan hilir migas, tapi saya tidak melihat ada urgensi kepentingan mendesak. Apalagi kepentingan yang melibatkan pengamanan dari pegawai dari BPH Migas sehingga membutuhkan senjata api,” ucap Eddy seperti dilansir Detikcom, Minggu (4/10/2020).

Read More

Jika memang ada tindakan yang memerlukan perlindungan diri, Eddy menyebut BPH migas bisa berkoordinasi dengan petugas pengamanan. Khususnya bersinergi dengan TNI dan Polri untuk mengungkap penyelewengan atau kejahatan.

“Menurut saya, hal tersebut belum ada urgensinya, kalaupun ada masalah keamanan PNS, kenapa tidak diberikan pendampingan (polisi),” ujarnya.

Selain itu, kepemilikan senjata api bisa memberikan risiko. Senjata api bisa berbahaya jika digunakan oleh orang yang tidak tepat.

“Apalagi kita bicara senjata api berada di tangan yang tidak berpengalaman, yang tidak memiliki latar belakang pelatihan. Itu justru akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari, apalagi tidak disimpan atau dipergunakan secara hati-hati,” kata Eddy.

Sebelumnya, Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa mengatakan untuk memperkuat pengawasan di sektor BBM, BPH Migas memandang perlu kerja sama dengan PT Pindad (Persero) dalam pengadaan senjata api. Menurutnya pembekalan Senpi itu dimaksudkan untuk melindungi diri para Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BPH Migas dalam memberantas mafia migas.

“Kami ingin penyidik kami yang berjumlah 30 orang ini yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan di Lemdiklat Polri Diklat Reserse Megamendung dan telah dilantik oleh Kemenkumham dibekali senjata yang sesuai agar semakin berani dalam memberantas para mafia BBM,” ujar Ifan sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (3/10/2020).(dtc/adm5)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts