Bom Bunuh Diri di Afghanistan, 11 Orang Tewas Termasuk Polisi

Ilustrasi Bom Bunuh Diri

Kabul, Sumselupdate.com – Serangan bom bunuh diri terjadi di ibu kota Afghanistan, Kabul. Sebanyak 11 orang tewas, lima korban di antaranya dari pihak kepolisian.

Dikutip dari detikcom, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (5/1/2017), bom bunuh diri diledakkan pelaku saat polisi tengah mengamankan aksi demonstrasi, Kamis (4/1) waktu setempat. Juru bicara Kepolisian Kabul, Basir Mujahid mengatakan setidaknya lima polisi terbunuh akibat peristiwa ini.

Bacaan Lainnya

“Pasukan Kepolisian Kabul ada di sana untuk mencegah kemungkinan demonstrasi. Saat itu seorang pembom bunuh diri mendekati mereka dan meledakkan bom bunuh diri,” kata Muhajid.

Petugas polisi di tempat kejadian mengatakan pembom itu mengenakan seragam mirip aparat. Namun belum ada sumber resmi mengenai hal ini.

Di lokasi kejadian, terlihat empat kendaraan polisi membawa petugas yang tewas dan atau terluka. Juru bicara Kementerian Kesehatan Afghanistan, Wahid Majroh menyebut ada 11 korban tewas akibat insiden itu. Sementara itu 25 orang lainnya terluka dan telah dibawa ke rumah sakit.

Melalui kantor berita kelompok Amaq, ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Penyerangan dilakukan terhadap sekelompok petugas keamanan yang tengah melakukan operasi melawan obat-obatan terlarang dan penanganan alkohol.

Sebelumnya diketahui, di saat pasukan Afghanistan yang didukung oleh Amerika Serikat mengklaim keberhasilan mereka melawan gerilyawan Taliban, serangan terhadap warga sipil di Kabul terus berlanjut.

Serangan itu terjadi saat seorang pembom bunuh diri menewaskan setidaknya 41 orang dan melukai lebih dari 80 orang di sebuah pusat kebudayaan Syiah di Kabul. ISIS telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan di Afghanistan dalam dua tahun terakhir. (adm3/dtc)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.